Belasan Ribu KK di Muarojambi Bakal Terima Bansos dari APBD, Segini Besarannya

Pemerintah Kabupaten Muarojambi mentargetkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang bersumber dari APBD Muarojambi sebesar Rp17 milyar rampung dalam rentang waktu seminggu.

Belasan Ribu KK di Muarojambi Bakal Terima Bansos dari APBD, Segini Besarannya
Ilustrasi

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pemerintah Kabupaten Muarojambi mentargetkan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) yang bersumber dari APBD Muarojambi sebesar Rp17 milyar rampung dalam rentang waktu seminggu. Penyaluran sudah mulai dilaksanakan sejak Sabtu (30/5/20) kemarin.

"Mudah-mudahan tidak ada kendala berarti di lapangan, kita targetkan seminggu rampung," kata Plt Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak Muarojambi Rossa Budi Chandra Minggu (31/5/20).

Budi menerangkan, dari anggaran Rp17 milliar ini, jumlah warga yang terdata akan mendapatkan Bantuan Langsumg Tunai sebanyak 16736 KK. Mereka akan menerima uang senilai Rp350 ribu selama tiga bulan, yakni bulan Mei, Juni hingga Juli.

"Untuk anggaran APBD ini merupakan bantuan terakhir yang diterima masyarakat, karena sebelumnya bantuan dari tingkat pusat, dan provinsi sudah turun duluan,"ungkapnya.

Adapun kriteria masyarakat yang mendapatkan bantuan ini, berdasarkan imbauan Kemendagri berdasarkan pendataan dari tingkat nawah mulai dari desa hingga kecamatan. Ia i dilakukan agar penyaluran tepat sasaran.

Soal sistem pencairan bantuan, warga bisa mengambilnya di Kantor Pos terdekat dengan membawa identitas berupa KTP dan Kartu Keluarga.

"Bagi warga yang jauh dari kantor pos jangan khawatir karena pihak Pos akan mempermudah pencairan dengan mendatangi kantor desa masing-masing. Jadi warga cukup datang ke kantor desa saja," tuturnya.

Budi berharap dalam penyaluran bansos ini tidak ada kendala dan bisa tepat sasaran, sehingga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat khususnya masyarakat yang benar-benar terdampak akibat COVID-19 ini.

"Semoga ini bermanfaat dan tentunya tepat sasaran," kata dia.

Penulis: Raden Romi

Editor: Rhizki Okfiandi