Bersama GP Ansor Merangin, Yayasan Prakarsa Madani Support Pelatihan Budidaya Ikan Milik Suku Anak Dalam

GP Ansor Merangin bersama Yayasan Prakarsa Madani menyelenggarakan pendampingan pelatihan budidaya ikan keramba jaring apung milik Suku Anak Dalam (SAD) yang dibantu Kementerian Sosial.

Bersama GP Ansor Merangin, Yayasan Prakarsa Madani Support Pelatihan Budidaya Ikan Milik Suku Anak Dalam

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - GP Ansor Merangin bersama Yayasan Prakarsa Madani menyelenggarakan pendampingan pelatihan budidaya ikan keramba jaring apung milik Suku Anak Dalam (SAD) yang dibantu Kementerian Sosial.

Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Dam Betuk, Selasa (16/6/2026). Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Dinas Perikanan Merangin serta Bank Jambi.

Ketua GP Ansor Merangin, Rhizki Okfiandi, mengatakan program pemberdayaan masyarakat terpencil melalui budidaya keramba jaring apung ini merupakan kegiatan yang sangat positif, sehingga GP Ansor mendukung penuh kegiatan tersebut.

"Ini merupakan wujud keseriusan Pemerintah dalam memperhatikan masyarakat hingga tingkat bawah, ini kalau dikelola dengan baik tentunya bisa meningkatkan ekonomi warga Suku Anak Dalam (SAD)," ujarnya.

"Maka kita hadir di sini bersama Yayasan Prakarsa Madani menggandeng Dinas Sosial dan Dinas Perikanan untuk memberikan pelatihan kepada Warga SAD untuk bagaimana caranya mengelola ikan dengan baik," tambahnya.

Ketua Yayasan Prakarsa Madani, Edi Endra, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk perhatian kepada SAD untuk peningkatan ekonomi.

"Untuk pengelolaan yang baik, makanya kita juga menggandeng Dinas Sosial selalu Dinas Pendamping SAD dan Dinas Perikanan selaku Dinas Teknis pengelolaan," katanya.

Kepala Dinas Sosial, Abdul Lazik, meminta kepada warga SAD untuk benar-benar serius dalam pembudidayaan ikan tersebut.

"Percayalah, kalau kalian (SAD) bisa mengelola ini dengan baik, maka ini bisa meningkatkan ekonomi, dan menjadi penghasilan tetap bagi kalian," katanya.

Dalam kegiatan ini juga, Dinas Perikanan, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Dedi, memberi pemahaman dalam pengelolaan ikan melalui metode keramba apung, mulai dari pemberian pakan hingga pengelolaan teknis lainnya.

Temenggung SAD, Jon, yang menjadi pengelola keramba mengucapkan terima kasih atas pelatihan ini.

"Kami ngucap terimokasih kepado semua pihak hari ini, jadi kami biso tau kayak mano ngelola ikan dengan baik," katanya. (red)