Diniyyah Al-Azhar Gelar Seminar Internasional, Syeikh Wissam Saad Soroti Tantangan Stereotipe Global

Diniyyah Al-Azhar Gelar Seminar Internasional, Syeikh Wissam Saad Soroti Tantangan Stereotipe Global

JAMBI – Diniyyah Al-Azhar Indonesia sukses menggelar The International Seminar on Islamic Education bertajuk "The Challenges of Building a Competitive Islamic Education". Acara yang berlangsung di Maulidya Convention Centre, Jambi, pada Selasa (10/02/2026) ini menghadirkan jajaran pakar pendidikan internasional untuk merumuskan masa depan sekolah Islam yang kompetitif.

Seminar ini dihadiri oleh berbagai delegasi pendidikan, Rektor, Pimpinan Pondok Pesantren, Kepala Sekolah, Dosen, Guru, Orang tua siswa, Mahasiwa dan siswa setingkat SMA. Kemudian yang hadir bukan hanya dari dalam Provinsi Jambi, juga dari Jakarta, Lampung, Riau dan Sumatera Selatan.

Hapus Stereotipe "Barat Sentris"

Narasumber utama, Sh. Wissam Saad, B.Sc., B.Edu., MBA., M.HRM., kepala sekolah dari Glenroy Private-Melbourne, Australia, memberikan paparan tajam mengenai mentalitas pengelola pendidikan Islam. Ia menyoroti stereotipe yang masih melekat kuat di masyarakat, bahkan di kalangan keluarga Muslim sendiri, yang menganggap sekolah berkualitas hanyalah sekolah yang berorientasi Barat.

"Persoalan utama pendidikan Islam saat ini bukan sekadar teknis, melainkan masalah cara pandang (mindset) dan kepercayaan diri," tegas Syeikh Wissam. Ia menceritakan pengalaman pribadinya bagaimana bahasa asing sering kali lebih diutamakan daripada bahasa Arab demi mengejar simbol kesuksesan Barat, sementara fondasi Al-Qur'an dan Sunnah dianggap sebagai pelengkap.