HMI Cabang Bungo Gelar Aksi Damai, Sampaikan 5 Tuntutan ke DPRD!!

HMI Cabang Bungo Gelar Aksi Damai, Sampaikan 5 Tuntutan ke DPRD!!
HMI cabang Bungo aksi damai di DPRD Kabupaten Bungo.

BRITO.ID, BERITA BUNGO – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bungo menggelar aksi damai dan audiensi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo, Jumat (19/6/2026). Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait sejumlah persoalan yang dinilai semakin memprihatinkan di Kabupaten Bungo.

Dalam aksi yang berlangsung tertib itu, HMI Cabang Bungo membawa lima tuntutan utama yang disebut sebagai keresahan masyarakat saat ini. Massa aksi menyoroti persoalan fasilitas publik yang terbengkalai, hiburan malam, peredaran narkoba, antrean panjang di SPBU, hingga rencana pembangunan depo sampah di kawasan eks MTQ lama.

Koordinator aksi menyebut, HMI hadir sebagai penyambung lidah rakyat dan menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah daerah. Menurut mereka, aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan panggilan nurani atas berbagai persoalan yang dinilai belum tertangani dengan baik.

Lima tuntutan yang disampaikan HMI Cabang Bungo antara lain mendesak pemerintah daerah melalui Dinas Perhubungan untuk segera memperbaiki dan mengaktifkan lampu lalu lintas di titik-titik rawan, menertibkan serta mengevaluasi tempat hiburan malam yang diduga melanggar norma dan ketentuan, memberantas peredaran narkoba tanpa pandang bulu, mengusut dugaan mafia BBM dan antrean panjang di SPBU, serta menolak pembangunan depo sampah di kawasan eks MTQ lama.

Ketua Umum KOHATI HMI Cabang Bungo menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi daerah. Ia meminta DPRD dan pemerintah daerah tidak hanya menerima aspirasi, tetapi juga menghadirkan solusi konkret dalam waktu dekat.

“Aksi hari ini adalah murni panggilan nurani atas jeritan masyarakat Bungo. Kami hadir di gedung DPRD bukan untuk berwisata politik, melainkan menuntut fungsi pengawasan legislatif berjalan optimal,” ujarnya.

Menurutnya, lima poin tuntutan yang dibawa HMI merupakan persoalan serius yang harus segera ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan instansi terkait.

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan DPRD Kabupaten Bungo menerima massa aksi dan turut menghadirkan mitra kerja terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk membahas langkah tindak lanjut atas tuntutan yang disampaikan.

HMI Cabang Bungo menegaskan akan terus mengawal hasil audiensi tersebut. Mereka bahkan menyatakan siap kembali turun ke jalan dengan massa yang lebih besar apabila tuntutan yang disampaikan tidak mendapat respons dan perubahan nyata di lapangan.

Aksi damai ini diakhiri dengan harapan agar seluruh elemen pemerintah daerah, legislatif, dan aparat penegak hukum dapat bekerja bersama dalam menjawab persoalan-persoalan yang dirasakan masyarakat Kabupaten Bungo.

(Redaksi)