Kagumi Candi Muaro Jambi, Menteri Nadiem: Dulu Orang Cina dan India Belajar ke Sini

Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim mengunjungi kawasan Candi Muaro Jambi di Desa muara jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu 22 September 2021.

Kagumi Candi Muaro Jambi, Menteri Nadiem: Dulu Orang Cina dan India Belajar ke Sini
Menteri Nadiem Makarim yang Didampingi Gubernur Al Haris dan Bupati Masnah Saat Berada di Candi Muaro Jambi (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Anwar Makarim mengunjungi kawasan Candi Muaro Jambi di Desa muara jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, Rabu 22 September 2021.

Ketika sesampainya di sana, ia pun terpesona melihat kemegahan Situs Candi Kedaton yang luasnya sekitar 4 hektare lebih dan memiliki banyak ruangan. 

Setelah itu dirinya mengunjungi ke salah satu tempat, yakni terdapat Candi lain yang tidak kalah menariknya, yaitu kompleks Candi Tinggi. Kompleks Candi Tinggi ini terletak di sebelah timur laut Komplek Candi Gumpung. 

Bangunan candi tinggi ini memiliki lahan seluas 2,92 hektar, dan terdiri dari satu bangunan induk yang berdenah bujur sangkar berukuran 16 meter x 16 meter persegi, dengan tinggi 7,6 meter. 

Serta enam bangunan pendukung, dan pagar keliling serta dikelilingi parit yang diberi jembatan agar wisatawan yang berkunjung mudah menyeberang.

Nadiem mengagumi keindahan arsitektur Candi Muaro Jambi dengan kawasan tersebut. Selain merupakan kawasan percandian terluas di Asia Tenggara. Candi Muaro Jambi pada abad ke 7 hingga 12 Masehi berperan sebagai Universitas Agama Budha, serta tempat bertemunya ragam kebudayan. 

Selain itu, Candi Muaro Jambi memiliki keunikan yang menarik, yaitu Batu bata merah itu datang dari abad pertengahan membentuk punden berundak yang kini tak utuh sempurna

"Inilah kampus yang berdiri ratusan lalu, dan kampus yang sudah merdeka. Artinya, murid dari India dan Cina belajar di sini untuk menekuni berbagai macam ilmu," ungkap Nadiem di sela-sela kunjungannya. 

Nadiem pun menyatakan tidak ada yang mampu mengalahkan luasnya kawasan Candi Muaro Jambi di Indonesia. Sehingga menjadi hal yang besar jika dapat merestorasinya dengan maksimal. 

"Tentunya itu akan menjadi satu hal yang besar jika kita dapat serius untuk merestorasinya. Ini bukan hanya tempat untuk berkunjung masyarakat Indonesia, tapi dari dunia," kata Nadiem. 

Di kesempatan yang sama, Gubernur Jambi, Al Haris mengatakan pihaknya menunggu masterplan dari Kemendikbud Ristek RI. Dirinya setuju kawasan ini menjadi proyek nasional. 

"Ke depan ini menjadi tempat pembelajaran saintifik dan sejarah. Nanti boleh meneliti susunan bata di candinya, sejarah asal usulnya," tukasnya. 

Kontributor: Loadry Apryaldo

Editor: Rhizki Okfiandi