Pendamping SAD di Pelepat Bungo-Jambi Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi

Warga Dusun Dwi Karya Bakti (DKB) dihebohkan dengan Pendamping Suku Anak Dalam (SAD) berinisial F (26) di Kabupaten Bungo ditemukan tergelatak meninggal dunia didalam kamar mandi.

Pendamping SAD di Pelepat Bungo-Jambi Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi
Mayat pendamping SAD ditemukan tak bernyawa di kamar Mandi. (Ist)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Warga Dusun Dwi Karya Bakti (DKB) dihebohkan dengan Pendamping Suku Anak Dalam (SAD) berinisial F (26) di Kabupaten Bungo ditemukan tergelatak meninggal dunia didalam kamar mandi.

Diketahui korban ini merupakan pendamping SAD dari Pundi Sumatera, dan  bertugas di Desa Dwi Karya Bhakti, Kecamatan Pelepat, Kabupaten Bungo.

Bermula saat warga hendak memadamkan lampu rumah itu. Saat membuka pintu kamar mandi itu terasa berat dan ternyata ditemukan korban berada dibalik pintu kamar mandi. Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dan telungkup di lantai dalam kamar mandi balai pertemuan SAD.

“Saya tadi mau masuk ke kamar mandi, tapi pintunya agak keras dan terkunci dari dalam, saya dobrak pintunya, ternyata ada mayat didalam kamar mandi,” ujar warga setempat.

Penemuan mayat ini dibenarkan Rio/Kades Dusun Dwi Karya Bhakti, Supriyanto. Korban ditemukan di dalam kamar mandi balai pertemuan SAD sekitar pukul 13.00 WIB seusai shalat Jumat.

“Iyo ada penemuan mayat didalam kamar mandi balai pertemuan permukiman Suku Anak Dalam (SAD),” ujarnya, Jumat (17/7/2020).

Lanjut Supriyanto, korban merupakan pendamping SAD dari Yayasan Pundi Sumatera. Namun hingga kini motif yang menimpa korban belum diketahui secara pasti.

“Kita belum tahu motifnya,” ujar Rio DKB.

Ia berharap pihak kepolisian dapat mengungkap kejadian tersebut. Sebab saat ini pihak kepolisian sedang melakukan olah tempat kejadian perkara. Hingga saat ini, jasad korban berada di RSUD H. Hanafie Muara Bungo. (Red)