Perusahaan di Sarolangun Lalai Berikan THR H-7 Lebaran, Ini Ancaman Disnaker

Perusahaan di Sarolangun Lalai Berikan THR H-7 Lebaran, Ini Ancaman Disnaker

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Bagi perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Sarolangun nampaknya akan merogoh kocek untuk mengeluarkan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1440 H bagi para karyawan. Sebab, jika mereka tak membayar THR tersebut akan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku.

 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Arsyad dikonfirmasi mengatakan bahwa pembayaran THR ini diberikan waktu paling lambat satu Minggu sebelum lebaran sudah diberikan. Hal itu sesuai dengan surat edaran Permennaker Nomor 02 tahun 2019 tentang tunjangan hari raya bagi karyawan perusahaan, dan ditindak lanjuti Edaran Bupati Sarolangun Nomor 560 tahun 2019.

 

"Kepada perusahaan kita himbau, 7 hari sebelum lebaran sudah menyampaikan THR Bagi para karyawan. Kalau apabila nanti tidak dipatuhi akan kita berikan sanksi dan kita panggil perusahaan yang bersangkutan. Karena hari raya lebaran ini setahun sekali karyawan bekerja untuk diberikan support oleh perusahaan, jadi jangan sampai ada perusahaan tidak memberikan THR," katanya (23/05/2019).

 

Dia juga menganjurkan kepada perusahaan yang mampu untuk bisa memberangkatkan para karyawan untuk mudik bersama sebagaimana dalam edaran tersebut.

 

"Dan bagi perusahaan yang mampu memberangkatkan para karyawan mudik bersama, silahkan difasilitasi, karena pemerintah menganjurkan itu," katanya.

 

Besaran THR ini, katanya jika karyawan atau pekerja tersebut bekerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih menperoleh THR satu bulan upah. 

 

Sedangkan bagi karyawan atau pekerja yang mempunyai masa kerja satu bulan secara terus menerus tetapi kurang 12 bulan,THR-nya dibayar secara proporsional dan diatur sesuai ketentuan aturan dengan rumus Masa Kerja dibagi 12 bulan dikalikan 1 bulan upah.

 

"Kita harap semua perusahaan untuk mematuhi semua ketentuan aturan tersebut," katanya.

 

Selain itu, untuk menerima setiap pengaduan dari para karyawan perusahaan, pihaknya menyiapkan posko komando pengaduan di kantor unit kerjanya. "Kami juga siapkan posko komando pengaduan THR apabila ada karyawan mengeluh, kami akan tindak lanjuti," katanya. (red)

 

Reporter : Arfandi S