Agar Bisnis Anda Menyentuh Generasi Z, Ini Dia 5 Caranya

Agar Bisnis Anda Menyentuh Generasi Z, Ini Dia 5 Caranya
Ilustrasi

BRITO.ID, GEN Z - Setiap era melahirkan generasi yang berbeda-beda. Ada generasi X, generasi Y, dan generasi Z. Masing-masing generasi ini memiliki ciri khas yang berbeda-beda dan mendominasi eranya masing-masing. Karakteristik masing-masing generasi tak hanya mempengaruhi perkembangan dunia kerja dan industri, tapi juga bisnis.

Beberapa tahun mendatang, generasi Z akan mendominasi. Generasi Z adalah mereka yang lahir antara tahun 1995 – 2010. Karena kebutuhan mereka sifatnya dinamis, maka pelaku bisnis saat ini harus paham betul karakteristik generasi Z. Hal ini berguna untuk menjawab kebutuhan generasi Z di masa depan. Berikut cara agar bisnis Anda mampu menyentuh Generasi Z.

Pesan Singkat

Berbeda dari generasi pendahulunya yang terbiasa dengan promosi atau iklan berupa teks, di era Generasi Z kebiasaan tersebut akan mulai ditinggalkan. Generasi Z lebih tertarik dengan konten visual berupa gambar atau video. Meskipun begitu, pesan singkat masih tetap diperlukan untuk menjalin komunikasi seperlunya dengan customer service. Jadi bagi Anda yang memiliki bisnis e-commerce, mulai saat ini mulailah beralih untuk lebih fokus menekankan pada konten visual demi menjaring lebih banyak generasi Z yang menjadi konsumen Anda.

Kredibilitas Perusahaan

Dibanding Generasi Y, Generasi Z lebih antusias dalam memperoleh informasi. Era Generasi Z bukan lagi era di mana seseorang belanja online secara satu arah. Maksudnya, hanya dengan pergi ke situs e-commerce, memilih barang, melakukan pembayaran, dan menunggu hingga barang sampai. Hal ini akan sangat berbeda untuk Generasi Z. Mereka menginginkan informasi yang akurat terkait barang yang akan mereka beli. Mereka harus tahu kredibilitas perusahaan tersebut. oleh sebab itu, berkomunikasi secara langsung adalah cara yang mereka tempuh untuk itu semua. Menjawab kebutuhan ini, Anda bisa memasang chat commerce di situs Anda. Chat commerce memungkinkan calon pembeli berkomunikasi secara langsung dengan customer service dari situs Anda.

Membangun Kepercayaan

Kembali pada prinsip ekonomi dasar, konsumen membeli barang bukan karena fitur-fitur atau penampakannya saja, tetapi lebih kepada manfaat barang itu sendiri. Inilah yang harus Anda pertimbangkan jika membidik Generasi Z sebagai target pemasaran Anda. kegiatan pemasaran yang Anda lakukan bukan hanya berfokus pada menjual produk, tapi lebih mengarah pada menjalin hubungan emosional Anda dengan konsumen. Jadi, Anda harus mendapatkan kepercayaan Generasi Z tentang produk Anda untuk bisa bersaing dengan kompetitor lainnya.

Generasi Z Adalah Kurator

Generasi Z tidak hanya membeli barang sebagai konsumen tetapi sebagai kurator. Mereka tidak hanya membeli barang lalu menggunakannya, tetapi mereka juga akan mengevaluasi produk tersebut dan membagi hasilnya dengan orang lain. Apa lagi dengan adanya media sosial yang semakin memudahkan hal ini, Generasi Z akan semakin gencar membagi hasil pengalamannya tersebut. jadi jika Anda ingin sukses menarik pembeli yang berasal dari Generasi Z, berikan mereka barang yang berkualitas dan mereka akan membantu Anda memasarkannya secara tidak langsung.

Pengalaman Terbaik

Berbicara mengenai e-commerce, tentunya generasi yang satu ini menginginkan pengalaman yang baik dalam berbelanja. Pastikan Anda memberikan pengalaman terbaik pada mereka dengan layanan customer service yang memadai. Sekali lagi, anda bisa memanfaatkan chat commerce untuk hal ini.

Cara generasi Z dalam berpikir untuk memenuhi kebutuhan berbeda dari generasi pendahulunya, Generasi Y. Oleh sebab itu, metode yang diterapkan oleh pelaku bisnis juga harus disesuaikan dengan hal tersebut. Jika metode bisnis Anda kurang bisa menyesuaikan dengan perilaku konsumen yang mana didominasi oleh generasi Z, maka ini akan menyulitkan Anda dalam mendapatkan konversi penjualan untuk e-commerce Anda. (red)