Awal 2019 Sudah Tiga Orang Meninggal Tenggelam di Sungai Batanghari

Awal 2019 Sudah Tiga Orang Meninggal Tenggelam di Sungai Batanghari
Kepala Pelaksana BPBD Batanghari, Nazhar. (Rizki H/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA BATANGHARI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batanghari, mencatat tiga orang meninggal lantaran tenggelam di Sungai Batanghari sejak Januari 2019 hingga kini.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batanghari, Nazhar menyatakan, tiga korban tewas itu merupakan dari tiga peristiwa yang terjadi di Kabupaten Batanghari. Ketiga korban merupakan wanita rentang usia remaja hingga dewasa. 

"Dan penyebabnya dari karena terpeleser saat memancing, menyeberang sungai, hingga terpeleset saat mandi," kata Nazhar.

Kendala dalam proses penyelamatan, disebutkannya yakni arus air sungai yang deras dan kadar air yang keruh. Sehingga membuat penyelamatan memakan waktu paling lama tiga hari.

"Selain itu kita tidak punya alat selam. Kita cuma punya dua perahu karet untuk melakukan penyisiran. Sehingga pencarian juga dibantu oleh tim dari Basarnas Provinsi Jambi," katanya lagi.

Menurut dia, tren orang tenggelam tahun ini meningkat. Sebab, baru dua bulan di awal 2019 sudah terjadi 3 kasus. "Tren tiap tahunnya meningkat. Dibanding tahun lalu sudah ada , 7 kejadian dengan memakan 11 orang meninggal," jelasnya.

Kasus orang tenggelam yang terakhir terjadi yakni Kamis, 21 Februari 2018. Seorang gadis remaja berusia 14 tahun warga RT 1, Desa Kuap, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, tenggelam saat mandi di pinggiran Sungai Batanghari, pukul 18.00 WIB

Afrianti pun ditemukan oleh warga Desa Olak Rambahan dalam kondisi sudah tak bernyawa dan mengapung di Sungai Batanghari, Sabtu (23/02) lalu sekira pukul 06.00 WIB lalu. (red)

Kobntributor: Rizki Hadian