Beda Anies Jokowi, Anies Tiba Tanpa Pengawalan, Jokowi Hadir Pengawalan Ketat di MRT

Beda Anies Jokowi, Anies Tiba Tanpa Pengawalan, Jokowi Hadir Pengawalan Ketat di MRT
Jokowi dan Anies saat menuju MRT (Ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Lama ditunggu, akhirnya kereta cepat Mass Rapid Transit atau bernama Moda Raya Terpadu saat ini akhirnya diresmikan. Peresmian pun dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Dalam kesempatan tersebut, Anies yang sudah datang terlebih dahulu di depan Hotel Indonesia menyambut Jokowi-sapaan Joko Widodo; yang datang dengan pengawalan ketat. Usai saling sapa dan bersalaman, keduanya pun berjalan beriringan dengan didampingi para Menteri Kabinet Kerja.

Walau peresmian MRT Fase 1 rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia itu berlangsung formal, para pemimpin negara terlihat santai. Begitu juga dengan pakaian yang dikenakan mereka maupun Paspampres yang berjaga.

Jokowi misalnya yang mengenakan kaos coklat berlengan panjang berpadu dengan celana denim biru. Jokowi pun melengkapi penampilan casualnya dengan gulungan lengan serta sepatu kets warna hitam.

Berbeda dengan Jokowi, setelan casual Anies terlihat lebih rapih. Anies tetap mengenakan kemeja berwarna biru gelap berpadu dengan celana denim warna biru serta sepatu jenis mocassino coklat.

Penampilan keduanya pun membaur dengan masyarakat menikmati Car Free Day di area Bundaran Hotel Indonesia (HI), Tanah Abang, Jakarta Pusat, lokasi peresmian MRT Jakarta. Mereka pun menjadi target potret hingga salaman warga sebelum akhirnya menuruni gerbang masuk Stasiun MRT Bundaran HI.

Seperti diketahui sebelumnya, usai uji coba publik yang digelar PT MRT Jakarta selama dua pekan, terhitung sejak tanggal 12 hingga 23 Maret 2019 seperti dilansir Tribunnews. MRT Fase 1 rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) kini diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

MRT Jakarta pun dibuka untuk umum dan digratiskan hingga tanggal 1 April 2019. Bersamaan dengan rapat koordinasi pimpinan antara PT MRT, PT Light Rail Transit (LRT) Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta terkait penetapan tarif MRT dan (red)