DOR!! Bandar Narkoba Pelaku Penikaman Polisi Merangin Tersungkur



DOR!! Bandar Narkoba Pelaku Penikaman Polisi Merangin Tersungkur
Is (kiri) dan SR dua pelaku penusukan Anggota Polisi Polres Merangin berhasil diringkus. (Rhizki/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Hampir tiga pekan dalam pengejaran kepolisian Polres Merangin, akhirnya dua pelaku penusukan anggota Polres Merangin Briptu Gerry yakni IS (19) dan SR (35) warga Kecamatan Tabir akhirnya diringkus.

Penangkapan kedua pelaku ini berkat informasi dari masyarakat, jika kedua pelaku ini lari ke Desa Sungai Ipuh, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo. Mendapat informasi itu, tim opsnal Polsek Tabir dibantu opsnal Polres Merangin langsung memburu kedua pelaku yang sudah buron sejak 16 Maret 2019 lalu.

Setelah mengetahui persembunyian kedua pelaku, tim opsnal pun langsung menggerebek keduanya.  Kedua pelaku berusaha kabur namun berhasil ditangkap petugas. Bahkan satu pelaku berusaha kembali melawan petugas hingga petugas terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas.

Usai dibekuk, kedua pelaku langsung dibawa ke polres Merangin untuk penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Merangin AKBP I Kade Utama Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan jika anggotanya usai mengamankan kedua bandar narkoba yang telah menganiaya anggotanya.

"Ya, kedua pelaku kita gerebek saat bersembunyi di Kabupaten Bungo. Satu pelaku terpaksa kita lumpuhkan karena saat penangkapan pelaku berusaha melawan petugas. Saat ini pelaku diamankan di Mapoles Merangin," jelas Kade.

Kedua pelaku ini buron sejak 16 Maret 2019 silam, saat itu kedua pelaku yang merupakan bandar dan pengedar narkoba ini digerebek personil Polsek Tabir. Namun tanpa disangka salah satu pelaku berinisial IS ini melawan petugas dengan menusuk Briptu Gerry dan mengenai punggung hingga petugas terkapar.

Melihat petugas terkapar, pelaku langsung kabur. Bahkan satu pelaku lagi yang saat itu berhasil ditangkap pun berhasil kabur. Setelah hampir tiga minggu buron, akhirnya kedua pelaku berhasil dibekuk dipersembunyiannya. (red)

 

Reporter : Rhizki Okfiandi