DPMPTSPTK Merangin Terima Puluhan Aduan Karyawan, Mulai PHK Hingga Gaji Dibawah UMP

DPMPTSPTK Merangin Terima Puluhan Aduan Karyawan, Mulai PHK Hingga Gaji Dibawah UMP
ILUSTRASI. DPMPTSPTK banyak menerima pengaduan karyawan. (istimewa)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Merangin banyak menerima aduan karyawan terkait perusahaan-perusahaan di Merangin. 

Sardi, Kasi Hubungan Industrial Dinas PMPTSPTK Kabupaten Merangin mengungkapkan terdapat puluhan aduan karyawan masuk ke pihaknya selama 2018 lalu. "Jumlahnya 67 aduan. Itu kita bantu mediasi dengan berbagai persoalan karyawan dengan perusahaannya," kata Sardi. 

Aduan karyawan tersebut mulai dari persoalan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, jam kerja hingga gaji di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP). "Aduan didominasi PHK sepihak yang tidak diberi pesangon oleh perusahaan. Terus selanjutnya tuntutan gaji sesuai UMP," katanya. 

Dari semua aduan itu, dikatakan Sardi semuanya dapat dimediasi dan ada tiga yang naik hingga ke pengadadilan. 

"Semuanya kita tangani sesuai dengan wewenang yakni melakukan mediasi. Dan semuanya terselesaikan, tapi ada juga tiga aduan yang naik ke pengadilan untuk penyelesaiannya," ujarnya. 

"Itu (Karyawan) dari berbagai perusahaan, ada mini market dan juga perusahaan perkebunan," katanya lagi. (red)

Kontributor: Rhizki Okfiandi