Empat Bulan Jasa Medis RSUD Tobelo Belum Dibayarkan BPJS



Empat Bulan Jasa Medis RSUD Tobelo Belum Dibayarkan BPJS
BPJS Kesehatan. (ist)

BRITO.ID, BERITA TERNATE - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tabelo, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut) hingga saat ini belum menerima pembayaran jasa pelayanan (Jasa Medis) selama empat bulan dari pasien Badan Penyelenggara Jaminan Nasional (BPJS).

"Sudah empat bulan pihak manajemen RSUD Tobelo belum menerima jasa pelayanan yang menjadi hak kami. Kami tidak tahu penyebab belum dibayarkannya jasa pelayanan ini," kata salah seorang staf RSUD Tobelo, Riski di Ternate, Sabtu (23/2).

Bahkan, sesuai informasi yang diperoleh kalau jasa medis yang belum dibayarkan itu sejak Oktober 2018 hingga memasuki Januari 2019 dan diperkirakan jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

Ditanya mengenai besaran jumlah masing-masing pegawai, menurutnya jumlah jasa pelayanan setiap tenaga medis bervariasi, tergantung ruangan dan banyaknya pasien yang ditangani.

"Kami sangat berharap jasa pelayanan yang menjadi hak pegawai, baik PNS maupun honorer segera dibayar, karena kami butuh biaya untuk keperluan sehari-hari seperti bahan bakar minyak kendaraan dan lainnya, dan Jasa sendiri berkisar paling rendah Rp1,5 juta dan paling besar itu dokter," jelasnya.

Akibat belum dibayarkannya jasa pelayanan ini, memunculkan praduga macam-macam di lingkungan rumah sakit, seperti dana itu ngendap di tangan petinggi rumah sakit dan kami nilai kinerja managemen rumah sakit sangat lamban.

Sementara itu, Dirut RSUD Tobelo, dr Irwanto Tandaan ketika dikonfirmasi secara terpisah mengatakan, pihaknya telah memasukkan klaim BPJS hingga September 2018 dan sudah di bayar, sementara untuk bulan Oktober-Desember dan Januari 2019.

Akan tetapi, hingga kini masih dalam proses pemutakhiran di RSUD untuk dimasukkan ke pihak BPJS.

"Untuk bulan September 2018 seharusnya sudah dibayarkan dan saat ini untuk 3 bulan terakhir masih menunggu klaimnya di masing-masing ruangan, itu kendalanya dan kami bakal berupaya untuk secepatnya terbayarkan," tambahnya. (RED)