Gunakan E-Voting, Dikky Syadqomullah Resmi Pimpin Pemuda Muhammadiyah Jatim

Gunakan E-Voting, Dikky Syadqomullah Resmi Pimpin Pemuda Muhammadiyah Jatim
Dikky Syadqomullah resmi memimpin Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur periode 2018-2022 usai terpilih pada musyawarah wilayah XVI. (ist)

BRITO.ID, BERITA SURABAYA - Dikky Syadqomullah resmi memimpin Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur periode 2018-2022 usai terpilih pada musyawarah wilayah XVI di Asrama Haji Surabaya.

"Pemilihan dilakukan menggunakan `e-Voting dan terpilih Dikky Syadqomullah," ujar panitia pemilihan Muswil Pemuda Muhammadiyah Jatim, Burhanudin, kepada wartawan di Surabaya, Minggu (10/2).

Dari total 1.061 orang peserta yang menggunakan hak pilihnya, Dikky meraih 567 suara, diikuti Solik Alhuda yany mendapat 411 dukungan suara disusul Momhamad Yusuf Aziz 73 suara, Muhammad Roisudin tujuh suara, Abdul Khamil dua suara, Afandi satu suara dan Edi Utomo, Ulul Azmi Rizal serta Almuslimun tanpa dukungan.

Pemilihan yang berlangsung dengan metode elektronik tersebut tak hanya lebih dari sekadar teknis, tapi lebih menjamin setiap proses pemilihan berlangsung dengan jujur, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut dia, seluruh proses pemilihan telah dilakukan secara transparan, termasuk hasil yang ditetapkan telah ditandatangani oleh masing-masing saksi. Sementara itu, Ketua PWPM Jatim terpilih Dikky Syadqomullah mengatakan terpilihnya merupakan kemenangan bersama seluruh kader.

"Seluruh kader Pemuda Muhammadiyah di Jatim akan solid dalam memperjuangkan dakwah Muhammadiyah," ucapnya.

Mulai saat ini, lanjut dia, kader Pemuda Muhammadiyah se-Jatim atau mulai dari Banyuwangi sampai Pacitan adalah keluarga besar dan saling menguatkan perjuangan. Ia akan mengoptimalkan proses kaderisasi untuk memperkuat eksistensi Pemuda Muhammadiyah dan memiliki misi menjalankan roda pergerakan dengan ilmu, dakwah serta gerakan ekonomi.

"Seluruh potensi di Pemuda Muhammadiyah akan kita akomodir, kemudian Kader-kader potensial tetap harus digandeng untuk membesarkan Pemuda Muhammadiyah Jatim," kata Kepala SMP Muhammadiyah 6 Surabaya tersebut. (red)