Lapor Bupati, Sawit Warga Busuk Tak Bisa Dijual Karena Jalan di Bajubang Rusak Parah

Lapor Bupati, Sawit Warga Busuk Tak Bisa Dijual Karena Jalan di Bajubang Rusak Parah
Jalan di Bajubang rusak parah. (Syahreddy/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA BATANGHARI - Lagi-lagi masyarakat mengeluh dengan kondisi jalan yang rusak. Seperti masyarakat di dua desa dalam Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Jambi.

Warga meranan. Jalan penghubung yang menjadi urat nadi di dua desa yakni Desa Pompa Air dan Desan Bungku nyaris tidak bisa lagi digunakan. Jalan berlumpur. Kedalaman lumpur bisa mencapai 45 centi meter (cm).

Menurut Yani warga di desa Bungku, warga kedua desa tersebut menggantungkan hidupnya bekerja sebagai petani kelapa sawit. Akibat infrastruktur yang rusak parah, mengakibatkan perekonomian warga harus merugi.

Buah kelapa sawit yang mereka panen selama ini sudah mulai membusuk. Medan jalan yang semakin rusak parah inilah yang membuat masyarakat kesulitan untuk segera menjual hasil panennya.

"Kami rakyat kecil, berkerja sebagai petani. Dengan kondisi jalan yang hancur seperti ini dan tidak memungkinkan bagi kami untuk menjual hasil panen karena kendaraan tidak bisa lewat," keluh Yani, Senin (15/4).

Melihat kondisi yang memprihatinkan ini, dia nberharap ada sedikit perhatian dari pihak yang berwenang.

"Ini sudah kesekian kalinya kami gagal menjual hasil panen buah kelapa sawit. Akibatnya buah busuk karena tak bisa dibawa keluar," tuturnya.

Bahkan, sambungnya, sudah banyak petani yang menghentikan memanen. "Kami berharap perhatian dari pihak yang terkait agar dapat memperhatikan jalan yang hancur ini sesegera mungkin," tambahnya.

Tidak hanya itu saja, warga juga mengeluh karena tidak bisa melakukan kegiatan lain di luar desa. (red)

Kontributor: Syahreddy