Larang Media Merekam Video, Hakim PN Jambi Bebaskan 3 Terdakwa Narkoba



Larang Media Merekam Video, Hakim PN Jambi Bebaskan 3 Terdakwa Narkoba
Hakim PN Jambi membebaskan tiga terdakwa narkoba. (Hendro/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi menjatuhkan vonis bebas, terhadap tiga terdakwa kasus peredaran narkotika jenis pil ekstasi, sebanyak 445 butir, yang tertangkap di Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi.

Ketiga terdakwa atas nama Bambang Utoyo, Sukrizal dan Supriyadi dinyatakan tidak terbukti terlibat dalam peredaran narkoba. "Membebaskan terdakwa dari hukuman penjara. Dan memerintahkan jaksa penuntut umum agar membebaskan terdakwa dari tahanan," kata Majelis Hakim, yang dipimpin Effendi Mukhtar, Kamis (14/3).

Pembacaan vonis tersebut sempat menuai tandatanya. Sebab, sebelum sidang dibuka pimpinan majelis hakim Effendi Mukhtar melarang media untuk meliput, meski telah meminta izin terlebih dahulu.

"Tidak boleh merekam video ya! Kalau mau foto boleh tapi saya beri waktu 5 menit. Setelah itu tidak boleh," tegasnya. 

Padahal sesuai jadwal, sidang vonis tersebut dinyatakan terbuka untuk umum. Hal tersebut menjadi tanda tanya sejumlah media yang berusaha mengabadikan dengan kamera saat persidangan. 

Seperti diketahui, ketiga terdakwa sebelumnya telah dituntut hukuman penjara oleh jaksa selama 17 tahun, yang dipegang oleh Jaksa Yuda. Tak hanya itu, ketiganya juga dikenakan denda sebesar Rp1 Miliar, karena dinyatakan terbukti membawa narkotika jenis sabu. 

Ketiga terdakwa merupakan warga Musi Rawas, Palembang. Ia ditangkap aparat kepolisian di Desa Bukit Baling Sekernan, Muaro Jambi pada Juni 2018 lalu. Saat penangkapan polisi menemukan sejumlah barang bukti. 

Berdasarkan Surat Keterangan Pengujian Balai POM Jambi, barang bukti tersebut mengandung MDMA bukan tanaman, termasuk narkotika golongan 1. Oleh jaksa, terdakwa dikenakan pidana dalam Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) Undang-undang No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (red)

Kontributor: Hendro