Masa Tenang, Kampanye di Medsos Bisa Dikenakan Pidana 1 Tahun Penjara

Masa Tenang, Kampanye di Medsos Bisa Dikenakan Pidana 1 Tahun Penjara
Anggota Bawaslu Fahrul Rozi. (Dewi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Minggu (14/4) merupakan masa tenang yang sudah ditetapkan oleh KPU sebelum dimulai pemungutan suara 17 April.

 

Selama masa tenang  ada beberapa hal yang harus dipatuhi oleh peserta pemilu selama tersebut. "Peserta pemilu dilarang berkampanye dalam bentuk apapun selama masa tenang," ungkap Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Fahrul Rozi.

 

Fahrul Rozi mengatakan, bukan hanya larangan kampanye, selama masa tenang ini juga peserta pemilu dilarang untuk menjanjikan pemberian uang atau materi lainnya kepada pemilih dengan alasan tertentu jelasnya. "Karena itu akan ada sanksi pidana yang diterima oleh peserta pemilu, yaitu pidana penjara paling lama 4 tahun dan denda paling banyak Rp 48 juta," katanya.

 

Bukan hanya itu, ketika melakukan kampanye diluar jadwal yang sudah ditetapkan atau dalam artian melakukan kampanye selama masa tenang dalam bentuk apapun, termasuk media sosial akan dikenakan sanksi pidana. "Sanksi pidana paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta,".

 

Fahrul rozi mengatakan harapan selama masa tenang ini seluruh peserta pemilu bisa mentaati aturan yang sudah ditentukan. Jangan sampai nanti terjadi pelanggaran hingga berakibat pada diskualifikasi atau bahkan pidana. "Kepada masyarakat juga kami minta kita awasi bersama, jika ada pelanggaran segera laporkan pada kami," tutup Fahrul Rozi.  (red)

 

Reporter : Dewi Yana Safitri