Ngaku Intel TNI, Warga Pauh Sarolangun Rampok Truk Batu Bara

Ngaku Intel TNI, Warga Pauh Sarolangun Rampok Truk Batu Bara
TNI gadungan yang melakukan aksi pencurian dibekuk polisi. (Syahreddy/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA BATANGHARI - Nahas nian nasib W. Warga asal Karang Mendapo, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun ini harus berurusan dengan kepolisian. Dia diduga melakukan aksi kejahatan dengan mengaku sebagai intel TNI.

Dan W akhirnya diciduk Satreskrim Polres Batanghari bekerjasama dengan Polres Empat Lawang, Sumetera Selatan. 

"Tersangka kita amankan pada 1 Feburai 2019 lalu di wilayah Kabupaten Empat Lawang, Provinsi Sumatra Selatan. Selama proses penangkapan kita bekerja sama denga Satreskrim Polres setempat," kata Kanit Pidana Umun Polres Batanghari, IPDA Seno Hartono.

Sebelumnya, pemuda W tersebut telah melakukan aksi pencurian pada tanggal 25 Januari 2019 lalu. Selain itu, W nekat melakukan aksi pencurian truk batu bara milik salah satu warga Kota Jambi, dengan modus mengaku sebagai intel TNI yang sedang mencari bandar narkoba.

Menurut Seno, pada tanggal 25 Januari 2019 lalu tersangka menumpang truk batu bara dengan modus mencari bandar narkoba. "Saat itu korban percaya saja, karena tersangka menggunakan pakaian rapi seragam loreng tentara," terangnya.

Namun keberadan tersangka tersebut terungkap setelah kepolisian melakukan pelacakan terhadap kendaraan truk batu bara. "Petugas melakukan monitoring koordinat Global Postioning System (GPS) truk batu bara," sebutnya.

Lanjut lagi, barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka, truk batu bara dan surat-surat kendaraan beserta kuncinya. 

"Tersangka dalam menjalankan aksinya tidak sendirian di Kabupaten Batanghari. Tersangka dibantu oleh tiga orang rekannya yang saat ini masih buron. Rencana pencurian tersebut sudah direncanakan oleh tersangka bersama temannya selama tiga hari," jelasnya lagi.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 362 tentang pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun pejara. (red)

Kontributor: Syahreddy