Pemkot Jambi Berikan Piagam Penghargaan Pahlawan Demokrasi



Pemkot Jambi Berikan Piagam Penghargaan Pahlawan Demokrasi
Pemkot Jambi Berikan Piagam Penghargaan Pahlawan Demokrasi

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Gugurnya Sumantry petugas Linmas yang meninggal saat bertugas di TPS pada Pilpres dan Pileg 2019 menggugah pemerintah Kota Jambi. Sumantry merupakan petugas Linmas di TPS saat Pileg dan Pilpres 2019.

Pemerintah Kota Jambi memberikan piagam penghargaan dari Walikota Jambi kepada keluarga Almarhum Sumantry.

Sumantry diketahui gugur dalam menjalan tugas di TPS 32 RT 43, Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Pal Merah, Kota Jambi.

Kepala Bagian Humas Setda Kota Jambi Abu Bakar mengatakan piagam tersebut diserahkan langsung oleh Kaban Kesbangpol Kota Jambi Liphan Pasaribu dikediaman Sumatry.

“Piagam ini sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada yang bersangkutan karena telah berjasa dalam pelaksanaan pesta demokrasi di Kota Jambi sebagai anggota Linmas,” katanya, Jumat (10/5).

Dijelaskan Abu, Sumantry meninggal dunia diduga karena faktor kelelahan saat bertugas pada saat pileg dan pilpres beberapa waktu lalu. Walikota Jambi beserta jajarannya pun sudah menyampaikan duka yang sangat mendalam atas kepergian pahlawan demokrasi tersebut.

“Pak walikota sudah melayat ke rumah duka almarhum Bapak Sumantry pada Selasa lalu. Beliau tercatat sebagai salah satu pahlawan demokrasi,” katanya.

Sementara itu saat melayat ke rumah duka, Selasa lalu (7/5), Walikota Jambi SY. Fasha menyampaikan duka yang mendalam dari keluarga besar Pemerintah Kota Jambi. Ia berharap kejadian yang sama tidak terjadi lagi. Fasha juga mendorong agar keluarga yang ditinggalkan mampu melakukan kegiatan ekonomi kreatif. Terutama sang istri yang awalnya merupakan ibu rumah tangga. Hal ini tentunya juga untuk membantu melanjutkan sekolah anak anak yang ditinggalkan.

“Kepada istri almarhum kita sudah tawarkan untuk bisa bangkit dan menjadi wirausaha, sebab anak-anaknya juga masih sekolah. InsyaAllah pemerintah nanti akan membantu untuk bantuan mereka sekolah. Terkait dengan ibu juga, karena istri almarhum adalah sebagai ibu rumah tangga biasa, kami tawarkan misalnya untuk melakukan kegiatan ekonomi kreatif yang bisa dibantu oleh pemerintah kedepan nanti,” pungkasnya. (Dwi/adv)