Peran Penting Laboraturium Lingkungan DLG Provinsi dalam Pengelolaan Lingkungan

Peran Penting Laboraturium Lingkungan DLG Provinsi dalam Pengelolaan Lingkungan
Evi Frimawaty, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi. (dok)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Peranan dan fungsi laboratorium lingkungan sangat vital dalam mendukung tugas-tugas pemerintah terutama yang berwenang dalam pengelolaan lingkungan hidup seperti Dinas Lingkungan Hidup. Untuk itu perlu adanya organisasi berupa Unit Pelaksana Teknis (UPT), yang bertanggung jawab kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

Pada Februari 2009 laboratorium ini telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) menjadi Laboratorium Penguji dan Kalibrasi dengan Lingkup akreditasi 10 parameter. Lalu tahun 2013 laboratorium telah Re akreditasi dengan lingkup 76 parameter dan sekaligus telah teregistrasi menjadi laboratorium lingkungan oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Maret 2017 telah melakukan reakreditasi yang ketiga kalinya dengan lingkup 98 parameter.

 

Akreditasi

Jumlah Parameter

I

10

II

70

III

98

 

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup provinsi Jambi Evi Frimawaty guna mendukung fungsi laboratorium lingkungan, harus melakukan pengujian dan penyajian data lingkungan yang valid dan reliable, laboratorium melakukan pengambilan dan pengujian contoh uji. Pengguna jasa UPT laboratorium lingkungan adalah unsur pemerintah baik provinsi maupun kabupaten/kota seta pihak swasta, sebanyak ± 120 instansi/perusahaan. Meliputi internal dinas lingkungan hidup, konsultan lingkungan, perusahaan CPO, hotel, perusahaan CRF, pulp & paper, perusahaan pertambangan (Batu bara), kayu lapis, perusahaan Migas, lem, rumah sakit.

"Ada empat pelayanan yang diberikan kepada pelanggan di Unit Pelaksana Teknis laboratorium lingkungan DLH Provinsi Jambi. Diantaranya pelayanan pengambilan dan pengujian sampel air (limbah cair, air sumur dan air sungai), pelayanan pengambilan dan pengujian sampel udara (ambien dan emisi), pelayanan pengambilan dan pengujian sampel kasus lingkungan, pelayanan pengambilan dan pengujian sampel tanah/limbah B3.

Menurut Evi, dalam pelaksanaannya Unit Pelaksana Teknis Laboratorium Lingkungan telah berkontribusi kepada Penerimaan dan Pendapatan Daerah (PAD) Provinsi Jambi. Setiap tahunnya semakin meningkat dan melebihi dari target yang telah ditentukan. Peningkatan penerimaan tersebut dapat dilihat sebagai berikut:

TAHUN

REALISASI PAD

TARGET

JUMLAH SAMPEL

JUMLAH ANGGARAN

2014

981.846.950,-

900.480.000,-

3.589

   988.853.000,-

2015

2.590.827.900,-

1.074.296.000,-

3.994

   1.104.812.200,-

2016

3.432.370.636,-

2.600.000.000,-

4.559

   2.089.802.300,-

2017

3.597.531.951,-

3.400.000.000,-

4.946

   1.419.024.000,-

2018 ( 28/11 )

3.508.662.212,-

3.400.000.000,-

4.298

   1.007.984.000,-

 

 

Jumlah sampel yang telah diuji di UPT Laboratorium Lingkungan dari tahun ke tahun semakin meningkat. Peningkatan tersebut dapat dilihat sebagai berikut:

 

Kinerja

Tahun

2014

2015

2016

2017

2018 ( 28/11 )

1

Pendapatan Asli Daerah

981.846.950

Dari target

900.480.000

2.590.827.900

Dari Target

1.074.296.000

3.432.370.636

Dari Target

2.600.000.000

3.597.531.951

Dari Target

3.400.000.000

3.508.662.212

Dari Target

3.400.000.000

2

Jumlah Sampel Air Limbah

2.067

2.312

2.480

2.725

2.752

3

Jumlah Sampel Air Sungai

904

745

792

1.037

701

4

Jumlah Sampel Air Sumur

423

587

589

597

447

5

Jumlah Sampel Ambient

92

164

267

219

139

6

Jumlah Sampel Emisi

103

186

321

284

180

7

Jumlah Sampel Biota

-

-

110

84

53

8

Jumlah Sampel Tanah

-

-

-

-

26