Rektorat UI Minta Presiden Buka RS Pendidikan

Rektorat UI Minta Presiden Buka RS Pendidikan
Rektorat UI. (ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Presiden Joko Widodo menerima sejumlah pimpinan rektorat Universitas Indonesia(UI) membahas tentang pembangunan Rumah Sakit (RS) Pendidikan.

Sejumlah pengurus rektorat UI yang hadir dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, dipimpin oleh Rektor UI Prof. Dr. Ir Muhammad Anis.

Menurut Anis, para pengurus rektorat UI menyampaikan progres pembangunan rumah sakit yang berkapasitas sebanyak 300 tempat tidur itu.

Dia mengemukakan, rumah sakit dibangun dengan fondasi sistem isolasi yang dapat menahan guncangan gempa bumi hingga sebesar 9 Skala Richter(SR).

"Kemudian kita mempunyai sistem pemisahan yang baik antara pasien terinfeksi dengan yang tidak terinfeksi. Dan juga kalau terjadi kebakaran, kita bisa menggunakan sistem untuk memblok agar api itu tidak mengganggu pasien-pasien yang lain," kata Anis.

Dia menjelaskan, rumah sakit telah beroperasi untuk kalangan internal UI sejak Oktober 2018 sebagai tahap uji coba.

"Iya kita memohon Presiden untuk membuka (rumah sakit) itu. Kami mengusulkan pada Januari2019, tetapi tanggalnya tergantung dari kesediaan Presiden," ujar Anis.

Rumah Sakit UI yang berlokasi di Pondok Cina, Depok memiliki kelas B. Anis menjelaskan pihaknya mengarahkan fasilitas kesehatan itu sebagai rumah sakit pendidikan yang berada di area kampus UI.

Selain itu, sejumlah pengurus yang turut hadir menemui Presiden yakni Wakil Rektor bidang Keuangan dan Administrasi Umum Prof. Sidharta Utama, Wakil Rektor bidang Riset dan Inovasi Prof. Rosari Saleh, Wakil Rektor Bidang SDM dan Kerja Sama Prof. Dr. Dedi Priadi, Ketua Majelis Wali Amanat Erry Riyana H, Ketua Dewan Guru Besar Prof.Dr. Harkristuti Harkrisnowo dan Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof.Dr. Bambang Wibawarta.(red)