Sidang Dugaan Korupsi Irigasi Kerinci, Kadis PUPR Sarolangun Ibnu Ziady Didakwa Bersalah

Sidang Dugaan Korupsi Irigasi Kerinci, Kadis PUPR Sarolangun Ibnu Ziady Didakwa Bersalah
Kadis PUPR Kabupaten Sarolangun, Ibnu Ziadi didakwa bersalah. (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Dua tersangka kasus dugaan korupsi proyek peningkatan jaringan irigasi tahun 2016, di Desa Sungai Tanduk, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci menjalani sidang perdana, di Pengadilan Negeri Tipikor Jambi, Rabu (13/03).

Kedua terdakwa yakni Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) yang pada saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Provinsi Jambi, Ibnu Ziady bersama seorang kontraktor yakni Ito Mardi, Direktur PT Anugrah Bintang Kerinci. Ibnu Ziady saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sarolangun.

Keduanya dinyatakan terbukti melakukan tindak pidana korupsi secara sendiri, bersama-sama atau pun suatu koorporsi. "Kedua terdakwa telah melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan, beberapa perbuatan ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai suatu perbuatan berlanjut yang secara melawan hukum," kata Jaksa Moehargung Alsonta, yang menangani perkara tersebut, Rabu (13/3).

Berdasarkan hasil perhitungan kerugian negara yang dibuat oleh BPKP Perwakilan Provinsi Jambi, akibat kasus tersebut telah terjadi penyimpangan yang mengakibatkan kerugian negara atau daerah sejumlah Rp1.040.825.423.

Perbuatan terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam Pidana dalam Pasal 2 ayat (1) Junto, Pasal 18 ayat (1), (2) dan ayat (3) Undang - undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan Undang - undang Nomor 20, Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana Jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana. (red)

Kontributor: Hendro