Terungkap Ini Jumlah Mahasiswi di Jambi Pernah Mengalami Pelecehan Seksual oleh Dosen

Terungkap Ini Jumlah Mahasiswi di Jambi Pernah Mengalami Pelecehan Seksual oleh Dosen
Beranda Perempuan melakukan aksi unjuk rasa di Simpang 4 BI Telanaipura, Jumat (8/3). (Dewi/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Berbagai Aktivis Perempuan Jambi yang tergabung dalam Beranda Perempuan melakukan aksi unjuk rasa di Simpang 4 BI Telanaipura. Aksi yang berasal dari organisasi Aliansi Perempuan Merangin (APM), Seruni UIN STS Jambi, Ge Cinde, Walestra, WALHI, Perkumpulan Hijau dan organisasi lainnya berlanjut di Kantor P2TP2A Provinsi Jambi, Jumat (8/3).

Di Jambi, perjuangan mahasiswa yang tergabung dalam Save Our Sister menyuarakan kerentanan mahasiswa yang menjadi korban pelecehan seksual.

Berdasarkan data Beranda Perempuan melalui penyebaran angket di 4 kampus, Universitas Jambi, Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Jambi, STISIP Nurdin Hamzah dan Universitas Batanghari, terdata 4 mahasiswi dari 100 mahasiswi pernah mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh dosen. Kemudian sementara itu 13 dari 100 mahasiswi pernah mengalami tindakan pelecehan seksual.

Salah satu faktor kerentanan mahasiswi, karena saat ini kampus belum memiliki sistem penerangan dan perlindungan korban. Diantaranya meliputi kode etik dan standar operasional prosedur yang dapat mengatur dan menindak tegas pelaku pelecehan seksual dari kalangan akademisi. (red)

 

Reporter : Dewi Yana Safitri