Wabup Buka Diklatsar CPNS Golongan II & III Formasi Umum Tahun 2019

Wabup Buka Diklatsar CPNS Golongan II & III Formasi Umum Tahun 2019
Wabup Hilalatil Badri mengalungkan tanda peserta Diklatsar Sarolangun. (Arfandi/BRITO.ID)

BRRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) CPNS Golongan II dan III, formasi umum Angkatan 1,2,3,4 dan 5 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun tahun 2019 berlangsung, Kamis (11/04).

 

Kegiatan di Ruang Pola Kantor Bupati Sarolangun dan resmi dibuka Wakil Bupati H Hillalatil Badri. Dihadiri Asisten III Hazrian,SE, Kepala BPSDM Provinsi Jambi H Iskandar Nasution diwakili Sekretaris BPSDM Provinsi Jambi, Dr H Zarmaini,MM, Kepala BKPSDM Sarolangun H A Waldi Bakri, S. IP, S. Sos, MM, Sekretaris BKPSDM Linda Novita, Kabid Diklat Akhyar Mubarrok, Kabid Mutasi Mulya Malik,para kepala OPD, unsur tripika kecamatan dan ratusan peserta diklatsar CPNS.

 

Kepala BKPSDM Sarolangun A Waldi Bakri dalam laporannya mengatakan bahwa pelaksanaan Diklatsar CPNS diikuti sebanyak 158 peserta terdiri dari 131 CPNS golongan II dan 27 orang CPNS golongan III. Diklatrsar ini dilaksanakan mulai bulan April hingga Oktober 2019. Dibagi tiga gelombang yakni gelombang 1 diikuti sebanyak 66 orang, angkatan 1 dan 2, dimulai 11 April sampai dari 2 Mei dan ke lapangan balik ke OPD masing-maing dari 3 Mei sampai 15 Juni, balik ke gedung Diklat 17 Juni sampai dari 19 Juni 2019.

 

Untuk gelombang kedua angkatan ke 3 dan 4 sebanyak 65 orang dimulai dari 2 Mei -22 Mei, kembali ke OPD 23 Mei sampai dari 03 Juli, lalu di gedung Diklat 4 Juli sampai dari 6 Juli. Gelombang ketiga angkatan ke 5 sebanyak 27 orang dimulai pada 26 Agustus sampai dari 14 September di gedung Diklat, kembali ke OPD 16 September sampai 19 oktober dan kembali ke gedung Diklat 21 Oktober sampai 23 Oktober 2019

 

"Diklatsar ini kita bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Jambi, dengan tujuan menciptakan aparatur yang berperan sebagai pembaharu, membangun integritas moral, kejururan, nasionalisme, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, memperkuat profesionalisme dan kompetensi bidang. Materinya berupa kurikulum pembentukan karakter cpns, kurikulum penguatan kompetensi tekhnis,tenaga pengajar dari bpsdm provinsi jambi yang berkompeten dan memiliki sertifikat dari BPSDM Provinsi Jambi," katanya.

 

Sekretaris BPSDM Provinsi Jambi, Zarmaini mengatakan bahwa pelaksanaan Pelatihan dasar CPNS ini berpedoman sesuai dengan Peraturan LAN Nomor 25 tahun 2017 tentang pedoman penyelenggaraan Diklatsar,

setiap peserta dituntut mengaktualisasikan substansi pembelajaran yang aktualisasi di tempat kerja.Katanya,dulu namanya Diklat pra jabatan,dan sekarang ada namanya pola baru.

 

"Sekarang ada namanya pola baru, dulu banyak baca buku,belajar teori tapi sedikit menerapkan,sekarang peserta mencari permasalah di lapangan apa yang dihadapi masyarakat dalam pelayanan publik. Peserta mengevaluasi, menginventarisir permasalahan tersebut untuk memecah permasalahan tersebut. Jika 158 ini melakukan itu artinya 158 persoalan yang dihadapi oleh pemerintah daerah dalam pelayanan publik kepada masyarakat akan dapat diselesaikan," katanya.

 

"Sebagai ASN tentunya pelayanan merupakan prioritas utama, khususnya pelayanan publik. Mindset harus dirubah dari dilayani menjadi melayani publik. Motor penggerak persatuan dan kesatuan, serta menjadi contoh bagi masyarakat. Kami harap saudara dapat mengambil intisari dari pembelajaran yang diberikan oleh widyaiswara. selamat kepada yang mengikuti diklatsar semoga saudara menjadi asn yang profesional," kata dia.

 

Sementara itu,Wakil Bupati Hillalatil Badri dalam arahannya mengatakan agar para peserta Diklatsar ini betul-betul mengikutinya dengan baik, menanamkan sikap bekerja ikhlas, mengabdikan kepada masyarakat serta tidak terjerumus dalam perbuatan yang melanggar hukum. Ia berharap kedepan terbentuk PNS yang profesional, berkarakter, bela negara,nilai dasar PNS mengetahui peran dan kedudukan PNS dalam NKRI, mengetahui tugasnya sehingga mampu melaksanakan tugas PNS sebagai pelayan masyarakat.

 

"Proses Diklatsar terdapat dua hal berbeda, pertama merubah sistim rekrutmen PNS dan kedua pelatihan Diklatsar CPNS dengan pola baru dari prajabatan menjadi pelatihan dasar CPNS.Melalui diklatsar pola baru dapat menambah pengetahuan untuk diterapkan di unit kerja masing-masing, sebagai pelayan publik. Jadilah peserta yang berkompeten dibidangnya, memiliki inovasi dan menghasilkan ide-ide dan membiasakan diri untuk mampu bekerja dalam tim serta berkolaborasi," katanya.  (Arf/Adv)