Selamat!! Ibu Susi Lulus Ujian Paket C

Ketersediaan sinyal yang baik menyebabkan Susi Pudjiastuti mengikuti ujian Paket C di SMAN 1 Pangandaran

Selamat!! Ibu Susi Lulus Ujian Paket C

BRITO.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kini telah mengantongi ijazah Paket C yang setara dengan ijazah SMA. Perempuan berusia 53 tahun itu lulus dalam Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang diselenggarakan di SMAN 1 Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa barat pada 11-13 Mei lalu.

Ternyata, dipilihnya SMAN 1 sebagai tempat ujian itu menyimpan banyak cerita. Kepala Dinas Pendidikan Pangandaran Surman menuturkan, dipilihnya SMAN 1 Pangandaran disebabkan lokasi sekolah yang berada di pinggir jalan dan ketersediaan sinyal selular yang baik.
"Kenapa ditunjuknya ke SMAN 1 Pangandaran, karena tempatnya strategis dan di situ sinyal selalu ada. Sementara pelengkapan di dalam kan biasa dipakai ujian juga oleh PKBM Pangandaran," jelas Surman, Jumat (13/7).
 
Menurut Surman, Susi sebetulnya tak perlu repot-repot ujian di Pangandaran. Sebab Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang diikuti Susi berada di Ciamis. Namu karena kondisi di Ciamis tak terlalu memungkinkan, maka dipilihlah Pangandaran sebagai tempat ujian Susi.
"Ibu Susi itu daftar Paket C di Kabupaten Ciamis. PKBM Bina Pandu Mandiri Ciamis yang dipimpin pak Dedi. Lalu pihak beliau (Dedi minta) permohonan kepada kami, pijam tempat dan melaksanakan kegiatan PKBM, ujian nasionalnya di Pangandaran," terang Surman.
 
Surman menjelaskan, SMAN 1 Pangandaran memang sudah seringkali digunakan untuk ujian Paket C. Kebetulan, kata dia, saat itu sekolah-sekolah lainnya di Pangandaran juga sedang ada acara. Oleh sebab itulah dirinya merekomendasikan SMAN 1 Pangandaran kepada PKBM Ciamis.
 
Saat ujian berlangsung, Surman mengaku datang dan menjadi saksi atas ujian nasional yang dikerjakan Susi. Menurut dia, sejumlah jajaran dinas pendidikan kabupaten dan provinsi juga ikut memantau jalannya ujian nasional Paket C tersebut.
"Alhamdulialah aman, lancar banget. Jadi kita nunggu dari pusat soal-soalnya kan baru bisa dibuka. Setelah itu yang buka (soal ujian) dari pusat. Ada mata pelajaran ke satu ke dua," kata dia.
 
Surman sendiri mengapresiasi keputusan Susi yang tidak malu mengambil Paket C. Terlebih, perjuangan Susi yang bersedia menyisihkan waktu di sela-sela kesibukannya sebagai menteri untuk belajar kembali.
 
"Menteri aja mau ujian ya. Masyarakat juga harusnya ikut juga. Sistemnya sekarang enak, pakai sistem modul. Pemerintah lebih bagus sekarang mengayomi masyarakat. Tinggal masyarakatnya mau atau enggak gitu," tutupnya.