Uji Kelayakan, Jenderal Andika Didoakan Marsekal Hadi: Semoga Sukses

Jenderal Andika Perkasa menjalani uji kelayakan dan kepatuhan atau fit and proper test calon Panglima TNI. Jenderal Andika mengaku didoakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto agar lancar dan sukses. Pantauan, Sabtu (/11/2021) Marsekal Hadi Tjahjanto tidak mendampingi Jenderal Andika saat tiba di gedung DPR, Jakarta. Marsekal Hadi disebut sedang ada kegiatan dinas.

Uji Kelayakan, Jenderal Andika Didoakan Marsekal Hadi: Semoga Sukses
Jenderal Andika Perkasa (ist)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Jenderal Andika Perkasa menjalani uji kelayakan dan kepatuhan atau fit and proper test calon Panglima TNI. Jenderal Andika mengaku didoakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto agar lancar dan sukses.

Pantauan, Sabtu (/11/2021) Marsekal Hadi Tjahjanto tidak mendampingi Jenderal Andika saat tiba di gedung DPR, Jakarta. Marsekal Hadi disebut sedang ada kegiatan dinas.

"Pak Hadi dinas luar dan sudah mengucapkan selamat, ya semoga sukses, itu kata beliau," kata Jenderal Andika kepada wartawan.

Andika mengatakan akan menjalani fit and proper test dengan apa adanya. Dia mengaku tidak ada wejangan khusus dari mertuanya Hendropriyono.

"Ya kita apa adanya ya, (wejangan) nggak ada," ujarnya.

Presiden Jokowi sebelumnya mengusulkan nama KSAD Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI melalui surat presiden (surpres). Ketua DPR Puan Maharani mengumumkan lembaganya menerima surpres berisi pengajuan calon Panglima TNI dari Jokowi.

"Presiden mengusulkan satu nama calon Panglima TNI," kata Puan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (3/11/2021).

"Atas nama Jenderal TNI Andika Perkasa," imbuh Puan.

Fit and proper test Andika Perkasa digelar semi-terbuka. Dalam tahapan ini, Komisi I menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) secara langsung dengan Andika. Dalam tahapan ini, Komisi I menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) secara langsung dengan Andika.

"RDPU dengan calon Panglima TNI dilakukan Sabtu, 6 November pukul 10.00. Sifat terbuka untuk visi-misi, kecuali untuk hal-hal strategis. Kehadiran fisik," terang Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid.

Secara terpisah, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menjelaskan Surat Presiden mengenai Panglima TNI selanjutnya adalah hak Jokowi selaku presiden. Sikap Hadi Tjahjanto jelas.

"Surpres merupakan hak prerogatif presiden menurut UU. Selain itu, sebagai prajurit TNI, saya akan selalu tegak lurus dan loyal terhadap pimpinan tertinggi yang dalam hal ini dipegang oleh presiden. Oleh karena itu, tidak ada yang perlu didiskusikan lagi apa yang sudah menjadi keputusan pimpinan tertinggi," kata Hadi Tjahjanto.

Sumber: detiknews
Editor: Ari