Video Andre Taulany Disebut Hina UAS dan UAH, Begini Reaksi UAH

Video Andre Taulany Disebut Hina UAS dan UAH, Begini Reaksi UAH

BRITO.ID, BERITA JAKARTA- Setelah sempat ramai unggahan instastory diduga milik istri Andre Taulany, Erin Taulany yang menghina Capres 02 Prabowo Subianto, kini netizen kembali ramai membicarakan video viral Andre yang ditengarai menghina 2 dai kondang  Ustadz Abdul Somad (UAS) dan Ustadz Adi Hidayat.

Video yang beredar merupakan cuplikan dari program acara yang dipandu Andre Taulany dan Sule di sebuah TV swasta.

Sule dan Andre tampak berbincang bersama dua bintang tamunya. Mereka sedang membicarakan soal merek sepatu.

Awalnya Sule melempar pertanyaan kepada salah satu narasumber soal merek lain sepatu yang biasa dipakainya.

"Punya, tapi paling suka yang ini (sepatu yang dipakai)," jawab salah satu narasumber.

"Jadi, ke mana-mana yang dipakai yang ini?" tanya Sule. 

Kalau acara yang pasti bakal kelihatan banyak orang, pakai yang ini," sahut sang narasumber.

"Kenapa? Apa kamu di-endorse sama sepatu ini?" tanya Sule lagi. 

"Sama sekali enggak. Jadi, biar makin melekat aja image bahwa gue suka brand ini, gitu," jawabnya.

Andre tiba-tiba nyeletuk.

"Karena memang Le (Andre menyapa Sule), merek Adi Somad itu," celetuk Andre.

Ucapan 'Adi Somad' inilah yang membuat banyak netizen marah.

Pasalnya Ustadz Abdul Somad dan Ustadz Adi Hidayat merupakan dua ulama yang cukup kharismatik saat ini.

"Mulut anda celupar andre, beliau itu ulama sedang engkau pelawak,mereka mengabdi pada agama sedangkan engkau srmuanya demi duit,hati2 mulut itu," ujar salah satu warganet di Youtube.

Sementar itu setelah video Andre dan Sule itu viral, muncul video reaksi Ustadz Adi Hidayat (UAH).

Di sela-sela ceramahnya Ustadz Adi Hidayat mengaku menerima cuplikan video Andre itu.

Namun ia meminta agar jamaahnya tidak terpancing untuk mencela.

"Di jalan tadi, saya menerima ada orang yang mengubah kata-kata dari merek sepatu jadi Adisomad dan macam-macam. Saya enggak peduli. Ya biarin aja, ga apa-apa, jangan dibalas dengan celaan lagi," pintanya.

Dia meminta jamaahnya untuk mendoakan orang yang telah menghinanya.

"Sudah tak usah dibalas, tidak usah dibalas. Kita doakan dengan yang baik," katanya.

Meski demikian UAH juga memperingatkan kepada orang yang mencela ulama.

"Tapi saya mau ingatkan. Ketika lisan anda sudah tajam pada seorang ulama, maka itulah awal kehancuran anda dalam kehidupan dunia. Ingat baik-baik kalimat itu. Ketika lisan anda sudah mulai tajam pada ulama, dengan cara yang tidak tepat, apakah penghinaan, pelecehankah, maka itu tanda awal kejatuhan karier anda dalam urusan dunia. Dan ancaman Allah untuk urusan akhirat. Pilihannya cuma dua. Ada orang yang dengan itu bia taubat, ada orang yang istidraj, dia terhempas dalam keburukan-keburukannya dan menambah dosa-dosanya di situ. Maka jangan biarkan saudara kita terjebak dalam dosa. Kita berdoa kepada Allah supaya diberikan hidayah. Balas keburukan dengan kebaikan. Maka dengan kebaikan itu mendatangkan pahala, insya Allah," terangnya seperti dilansir tribunnews.com.

Berikut videonya:

Unggahan Pertama UAS setelah Pilpres Bikin Netizen Terenyuh

Ustadz Abdul Somad mengunggah kronologi Instagramnya untuk pertama kali pasca Pilpres 2019.

Unggahan pertama Ustadz Abdul Somad ini penuh dengan emosi di akun @ustadzabdulsomad, Senin 29 April 2019.

Bagaimana tidak, Ustadz Abdul Somad ditinggak kawan karibnya selama ini.

Ia adalah Muhammad Ali.

Ustadz Abdul Somad pun mengunggah foto dirinya dengan almarhum.

Berikut keterangan Ustadz Abdul Somad untuk foto tersebut:

SELAMAT JALAN KAWAN

1996 kami satu kelas di jurusan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah, IAIN Susqo Pekanbaru Riau.

Kalau dia datang, semua tahu; knalpot Force One nya "dikhitan", pakai sepatu boot

"Mat, yuk sarapan", ajaknya selalu.

Pagi sarapan bersama, makan lontong, minum susu, pesanan khasnya.

Selama berkawan, dia terus yang bayar.

Kami selalu duduk berdekatan.

Pernah Bu Zulhiddah hampir melempar kami dengan penghapus.

1997 kami berpisah, 2008 bersua kembali.

Tahun lalu ia undang saya Tabligh Akbar, dia sudah jadi Kades.

Terakhir, 40 hari yang lalu ia datang takziyah almarhumah Emak.

Aku menangis, karena masih dalam penjara dunia

engkau sudah lepas kawan.

Kami masih terbelenggu tipu-tipu, pengkhianatan,

fitnah dan caci maki hanya karena urusan lambung.

Semoga Allah ampuni segala salahmu, Muhammad Ali.

Engkau termasuk sahabat terbaik.

Muhammad Ali bin H. Sani

Wafat hari ini di Pekanbaru,

24 Sya'ban 1440

29 April 2019

(red)