Viral! Video Makan Gurame Rp1,3 Juta di Pantai Tanjung Pakis

Video soal ketok harga di salah satu warung di Pantai Tanjung Pakis Karawang viral di media sosial. Video itu pertama kali diunggah pemilik akun Facebook Fuji E Lestari. Melalui akunnya, Fuji ingin membagikan pengalaman pahit makan 3 porsi ikan gurame seharga Rp1,3 juta.

Viral! Video Makan Gurame Rp1,3 Juta di Pantai Tanjung Pakis
Istimewa

BRITO.ID, BERITA KARAWANG - Video soal ketok harga di salah satu warung di Pantai Tanjung Pakis Karawang viral di media sosial. Video itu pertama kali diunggah pemilik akun Facebook Fuji E Lestari. Melalui akunnya, Fuji ingin membagikan pengalaman pahit makan 3 porsi ikan gurame seharga Rp1,3 juta.

Dalam video berdurasi 2,41 menit yang diunggah Sabtu (30/5/2020) itu, Fuji menulis,"Yang buat ke Pakis hati-hati tadi saya ke Pakis digetok harganya. Beli gurami 1 sama nasi 2 harganya 350. Terus teman saya bawa mobil, 3 gurame ama nasi 3 digetok harganya 1.300.000. Itu mahal jualnya getok mau cepet-cepet kaya kali...harga sampai kaget saya.”

Saat dikonfirmasi soal video viral tersebut, Dede, sang pemilik warung membantah kabar tersebut. Dirinya mengatakan, semua video yang beredar di Facebook itu tidak benar.

"Bahwa bayar Rp 1.300.000 itu tidak benar. Yang benar, 320.000," katanya, seperti dikutip laman Ayobandung, Senin (31/5/2020).

Dede juga meminta maaf kepada para pengunjung Pantai Tanjung Pakis atas tersebarnya kabar tersebut.

Chandra Caniago, Ketua Umum Satgas Covid-19 Karang Taruna Kabupaten Karawang, yang datang langsung ke lokasi warung mengatakan, masyarakat tidak perlu lagi menyebarkan informasi yang tidak benar tersebut.

"Mudah-mudahan ini bisa dipahami semua yang ada di medsos, mohon dengan klarifikasi ini segera dihapus atau tidak usah di-booming-kan lagi, kasihan kepada warung-warung yang lain," kata Chandra.

Chandra, yang mengaku tidak mengenal pemilik warung, mendapat intruksi dari kabupaten untuk mengklarifikasi kabar yang bereda di medsos tersebut langsung ke pemilik warung. Dirinya didampingi oleh anggota Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan perwakilan Koramil, anggota Satgas Covid-19 Karang Taruna setempat.

Sumber: Ayobandung
Editor: Ari