20 Hari Operasi, Polres Batanghari Amankan 48 Orang Pemilik Miras

20 Hari Operasi, Polres Batanghari Amankan 48 Orang Pemilik Miras

BRITO.ID, BERITA BATANGHARI - Penjualan minuman keras di Kabupaten Batanghari masih tinggi. Hal ini dibuktikan dalam waktu 20 hari pada operasi pekat beberapa waktu lalu. Jajaran kepolisian Polres Batanghari berhasil mengamankan kurang lebih 371 liter tuak dan 97 botol minuman berbagai merek. 

AKBP Muhammad Santoso SH, SIK dalam Konferensi pers di Mapolres Batanghari Kamis (29/11) menjelaskan bahwa, dari operasi itu terdapat 44 kasus. Dalam 44 kasus ini ada 48 orang menjadi tersangka. 

Kapolres menjelaskan, miras  ini dijual di warung tepi jalan antara kawasan Muara Tembesi, Bathin XXIV serta wilayah Batanghari lainnya. Sedangkan titik dominan penjualan miras terbanyak masih di wilayah Kecamatan Muarabulian. "Pasal yang dikenakan bagi si penjual yakni pasal Tipiring (tindak pidana ringan) sesuai dengan Perda Batanghari," kata Kapolres.

Selain miras, petugas juga mengamankan sepucuk senjata jenis Air Soft Gun yang disita dari tangan penjual miras. "Untuk senjata yang kita amankan merupakan pistol mainan jenis air soft gun. Namun, senjata ini tidak memberatkan si penjual karena dinilai hanya senjata mainan,"tukas Santoso.

Terkait hal ini, selaku pimpinan tertinggi Polres Batanghari, dirinya menghimbau kepada para penjual miras agar tidak lagi menjajakan miras baik ditoko maupun di warung.

"Bagi masyarakat yang menemukan ada pejual miras di mana saja wilayah Batanghari, silahkan lapor ke Polsek terdekat. Sebab, ini sangat merugikan diri seseorang dan orang banyak. Untuk barang bukti yang sudah disita dari hasil operasi pekat, pada akhir tahun nantinya akan dimusnahkan," tutupnya. (red)

Kontributor : Syahreddy