Baru 39 Desa di Sarolangun Mengajukan Pencairan DD Tahap 1

Baru 39 Desa di Sarolangun Mengajukan Pencairan DD Tahap 1

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sarolangun hingga Jumat (29/3) pencairan Dana Desa (DD) tahap Satu hanya 39 Desa yang sudah mengajukan pencairan

"Dari 149 desa yang ada di Kabupaten Sarolangun hanya 39 desa yang sudah mengajukan pencairan," ungkap Kaban BPKAD Sarolangun Emaliasari dikonfirmasi Brito.id Jumat (29/03/2019)

Emaliasari mengatakan untuk pencairan DD khanya bisa mengeluarkan Surat Perintah Pencairan Dana(SP2D). Ketika desa sudah mengajukan pencairan ke pihak kita. Semua itu sudah melewati proses baik di Kecamatan maupun Dinas PMD.

"Kita hanya mengeluarkan SP2D, proses pencairan sendiri tergantung Desa tersebut apakah SPJ sudah lengkap. Itupun sudah diperiksa oleh dinas PMD sendiri," kata Emaliasari

Masih Kata Emaliasari, saat ini sudah tidak menggunakan sistem pengeluaran SP2D satu kades satu SP2D. Namun mengeluarkan SP2D tergantung banyak usulan pengajuan tersebut.

"Biasanya satu kades satu SP2D. Sekarang sudah beda, misalnya 30 berkas kades sudah masuk dengan kita, maka akan kita buat satu SP2D," katanya.

"Dan sistem ini mempermudah untuk para kades. Biasanya kades menunggu antri di kantor untuk mendapatkan SP2D. Tapi pada saat ini kades hanya datang kekantor tandatangan berita acara dan tinggal menunggu proses pencairan di bank. Bank nantinya, akan transfer langsung ke Rekening Desa," lanjut Emaliasari

Ditanya mengapa proses pengeluaran SP2D berubah. Apakah ini intruksi dari BPK RI sendiri?. "Ya,ini melaksanakan intruksi BPK RI terhadap peningkatan pelayanan publik dan mengurangi biroksi yang panjang. Begitu juga akan mencegah hal hal yang tidak di inginkan," pungkasnya. (Red)

Reporter : Arfandi