Begini Aksi Polisi Air Hitam Ringkus Pencuri Motor Warga Pauh

Begini Aksi Polisi Air Hitam Ringkus Pencuri Motor Warga Pauh
Pelaku yang diamankan polisi. (Arfandi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Anggota Polisi Sektor (Polsek) Air Hitam, Polres Sarolangun kembali melakukan penangkapan pelaku tindak pidana di Desa Lubuk Kepayang, Kecamatan Air Hitam.

Kali ini tersangka terkait kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

"Ya, kali ini yang kita tangkap adalah terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat). Satu orang pelaku atas nama Sukron Kasir Bin Nahiban (17) warga RT 09 Desa lubuk kepayang Kecamatan Air," kata Kapolsek Air Hitam Iptu Ardi, Jumat (13/9/2019)

Kapolsek mengatakan, kasus ini terungkap berawal dari laporan warga RT 01 Desa Pauh Seberang, Kecamatan Pauh atas nama NE (27) yang juga sebagai korban. Dengan saksi yaitu Rio (45) dan Adi (21) yang juga warga Desa Pauh Seberang.

"Waktu dan tempat kejadiannya yaitu hari Sabtu 31 agustus 2019 di gudang Kebun Sawit Haji Parjo Desa Lubuk Kepayang Kecamatan Air Hitam," katanya.

Ia menyebut, adapun kronologis kejadiannya berawal Sabtu (31/8) pukul 07.30 WIB pelapor berangkat bersama dengan saksi ke kebun H. Parjo di Desa Lubuk Kepayang. Setibanya di kebun tersebut pelapor memarkirkan sepeda motor merek Beijing Bravo.

"Kemudian saat itu pelapor dan saksi memanen buah sawit, sekira dua jam kemudian pelapor ke tempat memarkirkan kendaraannya tadi dan mendapati sepeda motor milik pelapor sudah tidak ada lagi atas kejadian tersebut pelapor diperkirakan menderita kerugian Rp4,9 juta dan sesaat setelah itu membuat laporan di Polsek Air Hitam," kata Iptu Ardi.

Ia menjelaskan, dari kejadian tersebut untuk kronologis pengungkapan dan penangkapan pelaku. Kemudian anggota Polsek Air Hitam melakukan penyelidikan dan tepatnya pada hari Jumat tanggal 13 September 2019 sekira pukul 00.30 WIB anggota mendapati bahwa pelaku atas nama Sukron tersebut sedang berada di pinggir jalan di desa Lubuk Kepayang. Sukron kemudian diamankan serta di bawa bersama barang bukti ke Polres Sarolangun.

"Ada empat orang personel kita yang melakukan penangkapan saat itu, mereka adalah Aipda Budi Antonius, Aipda Perangin Angin, Briptu F. Edo. S dan Bripda Yosia S dengan barang bukti yang di bawa adalah satu unit sepeda motor merek Beijing Bravo warna merah tanpa nomor polisi (nopol)," katanya.

"Adapun pelaku kita kenakan pasal, sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 363 KUH-Pidana. Yang berbunyi barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun," katanya lagi. (RED)

Reporter : Arfandi S