Diblokir Kekeyi! Usai Viral Lagu Keke Bukan Boneka, Dancer: Kalau Nggak Tulus, Ngapain Kita Mau jadi Babu?

Sosok YouTuber Kekeyi kembali viral setelah meluncurkan video klip perdananya berjudul Keke Bukan Boneka. Tak hanya viral, penyanyi Kevin Aprilio dan Widy Vierratale juga meng-cover lagu tersebut. Seiring viralnya lagu Keke Bukan Boneka, rupanya permasalahan datang dari seorang teman Kekeyi yang juga YouTuber.

Diblokir Kekeyi! Usai Viral Lagu Keke Bukan Boneka, Dancer: Kalau Nggak Tulus, Ngapain Kita Mau jadi Babu?
Istimewa

BRITO.ID, BERITA VIRAL - Sosok YouTuber Kekeyi kembali viral setelah meluncurkan video klip perdananya berjudul Keke Bukan Boneka. Tak hanya viral, penyanyi Kevin Aprilio dan Widy Vierratale juga meng-cover lagu tersebut. Seiring viralnya lagu Keke Bukan Boneka, rupanya permasalahan datang dari seorang teman Kekeyi yang juga YouTuber.

Dikabarkan Rahmawati Kekeyi Putri Cantika itu tengah berseteru dengan sahabatnya, Mikko.

Mikko, yang merupakan dancer di lagu Keke Bukan Boneka, menuturkan curahan hatinya mengenai bayaran yang diterima bersama teman-temannya.

Tak cuma itu, Mikko juga menjelaskan dirinya dan teman lainnya juga diblokir oleh Rahmawati Kekeyi Cantika.

Dilansir dari kanal YouTube Permesta Dhyaz, Mikko bersama teman-temannya itu menceritakan kronologi perseteruan mereka.

Kekeyi rupanya marah dikarenakan dituding merebut Mikko dari Mita (teman Mikko dan Kekeyi) oleh fans Mikko.

Padahal Mikko saat itu tak memiliki hubungan spesial dengan Mita. Akibatnya, Kekeyi sempat memblokir teman-temannya di Instagram.

"Kita semua diblok, pokoknya semua yang kenal sama aku diblok, tapi terus itu dibuka lagi," ujar Mikko.

Tak mau salah paham, Mikko bersama teman lainnya mendatangi rumah Kekeyi untuk menjelaskan kesalahpahaman itu.

Meski demikian, mereka ternyata tak disambut baik. Kekeyi justru meminta sang ibunda agar mereka pergi. Mikko bahkan mendengar Kekeyi sempat berteriak histeris dari kamar.

"Kekeyi sempat ketemu kita bilang sebal dengan netizen. Terus kita bilang bukannya kakak sendiri minta gak usah dengarkan netizen? Kalau bicara masalah diserang gara-gara video, kita juga diserang."

"Terus dia teriak bilang 'yowes aku yang salah', banting boneka dan masuk kamar teriak histeris. Itu tetangganya sampai mendengar," ujar teman Kekeyi itu.

Teman Kekeyi menegaskan, kejadian tersebut benar terjadi dan tak direkayasa.

"Niat kita datang itu tetap mau berteman, mau berbicara baik-baik. Mamanya bingung kayaknya pas ada tamu tapi sikap anak begitu," ucap teman Kekeyi.

Mikko dan teman-temannya menjelaskan, baru mendengarkan teriak histeris Kekeyi itu.

"Kok sampai kayak gitu ya? Kita mempertanyakan kesalahan kita dimana? Mamanya terus pesan jangan dimasukkan ke hati dan minta tak jauhi Kekeyi," ujar teman Kekeyi.

Setelah pulang dari rumah Kekeyi, ternyata media sosial Mikko dan kawan-kawannya itu diblok.

"Sempat diblok terus dibuka lagi, kita diemin dulu itu. Dia terus buat postingan 'maafkan kesalahan mereka Ya Allah', terus di live Instagram itu ada netizen bilang kita menusuk dari belakang, nah tambah bingung itu."

"Aku dengar lagi masalah busana Kekeyi di lagu tersebut kan dua. Satu busananya itu dia minta carikan terus dia bilang kemahalan dan menuduh kita mengambil kelebihan harganya. Padahal saat itu cuma Rp400 ribu. Yang ngomong itu perekam video klipnya," jelas teman Kekeyi.

Mendengar hal tesebut, Mikko dan temannya tak menyangka.

"Bukan Kekeyi yang ngomong tetapi mamanya. Astaghfirullah aku tambah kaget," tegas Mikko.

Lebih lanjut, Mikko dan temannya ternyata memiliki andil di balik lagu Keke Bukan Boneka.

Mereka mengajarkan gerakan menari dan mengantarkan Kekeyi untuk mengikuti kursus dan rekaman.

"Kalau gak tulus, ngapain kita mau jadi babu? Kita hampir tiap hari ketemu Kekeyi, kadang kalau kita mau ngopi atau ngumpul, kita ajak karena kita kasihan dia gak punya teman."

"Kita punya hati nurani, bayangin kalau gak punya teman rasanya seperti apa? makanya kita iba," ujar dancer Kekeyi. 

Kemudian, Mikko juga curhat mengenai pembayarannya sebagai penari di lagu Keke Bukan Boneka.

Mikko menyatakan, sejak awal ia dan Kekeyi tak punya kesepakatan soal berapa fee yang harus dibayar untuk para dancer di video tersebut.

Alhasil saat tahu hanya dibayar Rp 200 ribu, Mikko kecewa karena Kekeyi seolah tak menghargai kerja keras teman-temannya.

“Ya aku nggak dibayar nggak apa-apa karena nganggapnya teman dan udah kayak saudara, disuruh-suruh pun nggak mikir mau-mau aja. Tapi kalau teman-temanku gimana? Aku nggak enak apa lagi pas video klip itu di-upload nama kita yang terlibat nggak dicantumin, nggak ditulis sama dia, kan itu nggak menghargai kita ya,” imbuh Mikko.

Mikko dan temannya menerangkan, jika sampai saat ini permasalahan itu belum ditanggapi oleh Rahmawati Kekeyi Cantika.

Sumber: Tribunnews
Editor: Ari