DPP Partai Gema Bangsa Audiensi dengan KPU RI, Usung Gagasan Desentralisasi Politik

DPP Partai Gema Bangsa Audiensi dengan KPU RI, Usung Gagasan Desentralisasi Politik
Ketum Partai Gema Bangsa Ahmad Rofiq dan pengurus audiensi ke KPU RI. (Dokpri/Ahmad Rofiq)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gema Bangsa melakukan audiensi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, Kamis (26/6/2025), bertempat di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat.

Audiensi ini merupakan agenda silaturahim pasca terbitnya Surat Keputusan Badan Hukum Partai Gema Bangsa dari Kementerian Hukum dan HAM melalui SK Nomor M.HH-3.AH.11.03 Tahun 2025 tanggal 25 Maret 2025. Dalam kesempatan itu, DPP juga menyampaikan kepengurusan partai dan menyampaikan pandangan terkait rencana revisi Undang-Undang Partai Politik No. 2 Tahun 2008 jo No. 2 Tahun 2011 yang saat ini dibahas legislatif.

Pertemuan ini diterima langsung oleh Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin bersama jajaran komisioner, dan berlangsung hangat dalam suasana penuh dialog serta pertukaran gagasan tentang masa depan demokrasi Indonesia.

Ketua Umum DPP Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat KPU. Ia juga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan KPU menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024 dengan aman dan lancar.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada KPU yang telah menyelenggarakan Pilkada 2024 dengan sukses. Ini merupakan langkah penting menuju demokrasi yang lebih sehat dan partisipatif,” ujar Ahmad Rofiq.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Rofiq juga menegaskan bahwa Gema Bangsa adalah partai baru yang hadir dengan semangat perubahan melalui gagasan utama desentralisasi politik. Menurutnya, desentralisasi politik sangat relevan untuk memperkuat otonomi daerah dan memperluas partisipasi lokal.

Ia menyebutkan tiga alasan utama Gema Bangsa mengusung gagasan ini: pertama, untuk memberi peluang bagi politisi dan pengurus daerah agar bisa memaksimalkan potensi lokal untuk kepentingan daerah; kedua, untuk mengakhiri dominasi pusat atas kebijakan daerah; dan ketiga, guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan lokal demi kemajuan ekonomi masyarakat.

Sekretaris Jenderal DPP Partai Gema Bangsa, Muhammad Sopiyan, menambahkan bahwa desentralisasi yang diusung partainya bertujuan mencetak pemimpin daerah yang tangguh, progresif, dan berorientasi pada keadilan serta kemajuan berkelanjutan.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Abd. Khaliq Ahmad menekankan pentingnya pelibatan tokoh-tokoh daerah dalam pembangunan nasional. “Kami meyakini bahwa kontribusi tokoh-tokoh daerah sangat penting untuk menopang pembangunan nasional melalui penguatan daerah,” ujar Khaliq.

Hadir dalam audiensi ini antara lain Ketua Umum Ahmad Rofiq, Sekjen Muhammad Sopiyan, Bendahara Umum Ratih Purnamasari, serta para Wakil Ketua Umum: Abd. Khaliq Ahmad, Heri Budianto, Joko Nugroho, Jamalul Izza, dan Nurmala. Turut serta pula Ike Julies Tiati (Ketua Bidang Digital, Komunikasi & Media), Hardiansyah (Ketua Bidang Kaderisasi dan Kepemimpinan), Mira Pane (Wakil Bendahara Umum), dan Ayun Sri Damayanti (Wakil Sekretaris Jenderal).

Audiensi ini menjadi penanda awal langkah Partai Gema Bangsa dalam membangun komunikasi politik strategis dengan penyelenggara pemilu serta memperkenalkan visi kebangsaan dan arah perjuangan partai yang inklusif dan progresif. (Ari Widodo)