Dua Triwulan Insentif Tak Dibayar Dokter Spesialis RSUD Ahmad Ripin Uring-uringan

Dua Triwulan Insentif Tak Dibayar Dokter Spesialis RSUD Ahmad Ripin Uring-uringan
Dokter spesialis RSUD Ahmad Ripin uring-uringan melayani pasien, karena belum dibayar intensifnya. (Romi/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Selama tiga tahun terakhir dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin sedikit enggan melayani pasien yang datang. Mereka uring-uringan karena uang pengembalian Jasa Pelayanan (Jaspel) tak kunjung dibayarkan selama dua triwulan.

Direktur RSUD Ahmad Ripin Dr Ilham melalui Kepala Bagiam Tata Usaha Fauzan Abdilah menyebut ini terjadi hanya karena perbedaan sudut pandang saja. Dia bilang meski agak uring-uringan namun pelayanan terhadap pasien masih optimal.

"Sudah clear ini hanya mispersepsi saja. memang belum dibayarkan karena ada pembahasan yang berbeda antara bagian keuangan dan rumah sakit," kata Fauzan Senin (1/7/19).

Dia bilang, semua pihak terkait sudah dikumpulkan untuk menjelaskan hal ini. Dalam rapat tersebut dijelaskan persoalan yang sebenarnya terjadi. Dijelaskannya, sesuai aturan bahwa penyelenggara kesehatan mendapatkan uang pengembalian atas imbalan jasa yang diberikannya.

Uang insentif tersebut lah yang dipermasalahkan karena sudah memasuki dua triwulan belum dibayarkan.

"Ini karena perbedaan persepsi antara Tunjangan Pendapatan Pegawai (TPP) dan Jaspel. Awalnya ada anggapan bahwa Jaspel ini termasuk dalam TPP tapi setelah didalami ternyata ini beda. Dan ini sudah diselesaikan," papar Fauzan.

Fauzan bilang awalnya takut terjadi pembayaran ganda hingga bisa menimbulkan masalah. Namun setelah diteliti lebih lanjut bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan sesuai dengan aturan yang berlaku bahwa pembayaran TPP dipastikan beda dengan Jaspel.

"Tapi setelah kita lihat item-itemnya memang berbeda dan Jaspel tidak termasuk dalam TPP. Dan ini juga sudah kami koordinasikan dengan KPK agar tidak salah langkah," urainya.

"Dan Jaspel ini akan dibayarkan pada triwulan III mendatang. Insya Allah persoalan ini sudah selesai," timpalnya. (red)

Kontributor: Romi R