Gunakan Drone, TNI Bisa Pantau Petani yang Coba Bakar Lahan

Gunakan Drone, TNI Bisa Pantau Petani yang Coba Bakar Lahan
Dandim Batanghari (Deni/Brito.id

BRITO.ID, BERITA, JAMBI - Komandan Kodim 0415/Batanghari, Letkol Inf Widi Rahman Jum'at (5/7/2019) menjelaskan bahwa perusahaan yang tidak hadir itu dianggap mengikuti hasil kesepakatan dari rapat.


"Mereka diharapkan, bisa melakukan tindakan preventif, apabila terjadi kebakaran saat musim kemarau di wilayah kerja masing-masing," ujarnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya karhutla di Jambi, Dandim 0415/ Batanghari, berencana akan menyiapkan drone di titik-titik biasanya terjadi karhutla.

"Ini adalah ide dari Komandan Korem. Dan ini adalah salah satu upaya pencegahan," katanya.

"Salah satu upaya kita, yaitu menyediakan drone itu," tambahnya.

Agar penanggulangan bencana karhutla tidak terjadi lagi seperti beberapa tahun lalu, Dandim meminta pihak perusahaan perkebunan untuk menyediakan drone dari dana CSR mereka. Terutama perusahaan perkebunan yang rentan terhadap kebakaran.

Nantinya dari keseluruhan perusahaan tersebut, dirinya meminta agar disiapkan 6 drone, yang akan di tempatkan sejumlah lokasi.

"Pertama diletakkan di Kodim 0415/Batanghari, Polres Muarojambi dan empat drone lainnya disebar di Koramil yang ada di Muarojambi," terangnya. 

Dia menjelaskan, drone yang digunakan ini berbeda dari drone yang ada. Diantaranya, jangkauan drone tersebut mencapai 7 KM dan akan dilengkapi dengan infra merah dan speaker. 

"Apabila nanti ada seseorang yang akan membakar lahan, drone dapat memperingati langsung orang tersebut," tukasnya.

Ditambahkannya, drone ini bukan milik pemerintah, bukan milik Kodim, tapi drone ini milik aset perusahaan yang ada di Muarojambi. 

"Saya berharap dengan adanya drone tersebut, dapat mendeteksi secara dini terjadinya kebakaran terutama di Kabupaten Muarojambi," tandasnya. (Red)

Reporter : Deni