Kabar Gembira, Pekerjaan Fisik di Tanjab Barat Kembali Dilanjutkan

Setelah sempat dihentikan akibat pandemi Covid-19, kini kegiatan fisik di Kabupaten Tanjab Barat kembali dilanjutkan.

Kabar Gembira, Pekerjaan Fisik di Tanjab Barat Kembali Dilanjutkan
Bupati Safrial Saat Diwawancarai Wartawan (ist)

BRITO.ID,  BERITA TANJAB BARAT – Setelah sempat dihentikan akibat pandemi Covid-19, kini kegiatan fisik di Kabupaten Tanjab Barat kembali dilanjutkan.

Bupati Tanjab Barat, Safrial mengatakan untuk di APBD P 2020 ini sejumlah pekerjaan fisik akan kembali dilanjutkan.

"Fisik yang sempat tertunda dilanjutkan di perubahan ini," katanya Selasa (22/9).

Politisi PDIP ini menegaskan pekerjaan yang dilanjutkan seperti jembatan yang opritnya belum dibangun karena dananya dipangkas, dan kegiatan fisik lainnya.

"Kalau jembatan tanpa oprit kan gak berguna, jadi kita bangun opritnya di APBD-P ini," ungkapnya.

Dia juga menyebutkan sejumlah proyek yang sempat ditenderkan kemudian batal juga masuk dalam APBD-P kali ini.

 "Seperti yang sudah tender tapi Batal itu dilanjutkan lagi," ujarnya.

Sedangkan untuk pendidikan dan kesehatan, kata Safrial tetap dilanjutkan karena hal itu menjadi vital.

“Pendidikan dan kesehatan itu tetap, pendidikan seperti beasiswa tidak boleh dikurangi,” katanya.

Safrial juga menegaskan, hal- hal yang bersifat tidak penting akan tetap dipangkas, sedangkan yang vital tetap dilanjutkan.

"Hal itu untuk memenuhi target RPJMD yang di janjikan ke masyarakat," ucapnya.

Termasuk yang harus segera dilakukan yakni pra jabatan untuk empat angkatan CPNS yang ada di Tanjab Barat. Menurutnya, jika tidak dilakukan prajabatan maka akan berdampak pada CPNS selanjutnya.

Pertimbanganya, Jika hal itu lewat lagi dari satu tahun makan akan sulit juga proses nya. Safrial menyebutkan kesulitan itu akan dihadapi dengan harus mengurus perizinan ke BKN wilayah Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel).

"Iya termasuk itu (pra jabatan CPNS) kalau tidak bisa fisik ya virtual. Kalau ini ditunda juga Kan harus izin lagi ke Palembang lagi, repot lagi," tandasnya.

Penulis: Heri Anto

Editor: Rhizki Okfiandi