Madrasah Muallimin Muhammadiyah Segera Luncurkan Perangko 1 Abad

Madrasah Muallimin Muhammadiyah Segera Luncurkan Perangko 1 Abad

BRITO.ID, BERITA YOGYAKARTA - Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta akan meluncurkan perangko 1 Abad Muallimin pada 6 Desember 2018 bersamaan acara puncak milad 100 tahun sekolah pencetak kader ormas Islam terbesar di Tanah Air itu.

"Kami membuat perangko 1 Abad ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa kami merupakan sekolah yang bisa bertahan sampai dengan 100 tahun," kata Wakil Direktur II Madrasah Muallimin Muhammadiyah, Muhammad Alfian Djafar saat jumpa pers di Aula Madrasah Muallimin, Yogyakarta, Rabu (5/12).

Sebelum diluncurkan perangko tersebut nantinya akan ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo yang dijadwalkan hadir pada acara puncak milad Madrasah Muallimin-Muallimat Muhammadiyah.

Menurut Alfian, perangko resmi yang akan diterbitkan oleh PT Pos Indonesia ini menonjolkan gambar gedung lama Muallimin, gerbang monumental dengan tulisan "Kweekschool Muhammadijah" serta gedung utama Muallimin saat ini. Menurut dia, selain sebagai penanda 1 abad usia Muallimin, peluncuran perangko tersebut diharapkan memunculkan spirit bersama bagi keluarga Madrasah Muallimin untuk mempertahankan apa yang telah diperjuangkan oleh generasi pendahulu dan terus maju memasuki abad kedua.

"Kami yakin setiap zaman itu akan ada anak zamannya dan kami sebagai penerus akan terus melahirkan anak zaman tersebut," kata Alfian.

Koordinator Humas dan Media Milad 1 Abad Muallimin dan Muallimat Rahmat Chairul mengatakan selain Presiden, sejumlah menteri dari Kabinet Kerja yang dijadwalkan hadir dalam acara itu di antaranya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono dan Menteri BUMN Rini Soemarno.

Rahmat mengatakan acara Milad 1 Abad Muallimin dan Muallimat Muhammadiyah itu akan mengusung tema "Diaspora Kader Melintasi Zaman".

Menurut dia, thema tersebut sengaja dipilih sebagai simbol bahwa para santri Muallimin dan Muallimat sebagai kader Muhammadiyah siap berdiaspora melintasi zaman memasuki abad ke-2.

"Termasuk menandakan para kader siap go international," kata dia. (RED)