Menag: Kebijakan Pemerintah Jangan Bertentangan Kaidah Agama

Menag: Kebijakan Pemerintah Jangan Bertentangan Kaidah Agama

BRITO.ID, BERITA BIAK - Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengemukakan dalam negara kita yang berdasar Pancasila, bukan hanya jaminan untuk mengamalkan ajaran agama dilindungi negara, bahkan kebijakan pemerintah tidak boleh bertentangan dengan ajaran kaidah agama.

"Melalui peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama, kita diingatkan kembali arti pentingnya jaminan hak beragama dalam pelaksanaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, terutama sila Ketuhanan Yang Maha Esa pada Pembukaan dan pasal 29 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia," ungkapnya secara tertulis pada peringatan hari amal bhakti kementerian agama dibacakan Asisten III Sekretaris Daerah Biak, Andarias Franky Lamecki di Biak, Kamis (3/1).

Ia menyebutkan sejalan dengan tema Hari Amal Bakti Kementerian Agama 2019, yaitu 'Jaga Kebersamaan Umat', saya mengajak keseluruh jajaran Kementerian Agama, apalagi di tahun politik sekarang ini, mari senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri diatas dan untuk semua golongan kepentingan.

Ajakan yang sama kepada semua elemen bangsa, menurutnya untuk menjaga kebersamaan, keutuhan sesama anak bangsa. Segala ujaran, perilaku, dan sikap yang bisa menimbulkan luka bagi sesama saudara, mari kita hindari.

"Mari kita hindari saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, saling menyuburkan penyakit hati, dan saling melukai hati antar sesame anak negeri," harapnya.

Seluruh ASN dan jajaran Kementerian Agama haruslah menjadi perangkai, penjalin, dan perajut tenun kebangsaan kita yang bhinneka tunggal ika.

Setiap kita, lanjutnya haruslah menjadi teladan dalam kesederhanaan, kejujuran, dan keikhlasan memberikan amal bakti bagi segenap warga Negara tercinta. "Dalam tugas sehari-hari, setiap aparatur Kementerian Agama harus mampu menunjukkan nilai kinerja yang baik, kepemimpinan yang amanah, dan member kemudahan kepada masyarakat luas, untuk memperoleh akses pelayanan keagamaan secara akuntabel dan berkualitas," katanya.

Puncak peringatan hari bhakti Kementerian Agama ke-73 ditandai dengan upacara bendera dipimpin Asisten III Sekda Biak Andarias F.Lamecki dan dihadiri Kakamenag Biak Asden J.Naiborhu serta pembagian hadiah lomba melukis mural. (red)