Pak Anies Siap-siap! Banjir Jakarta Berkali-kali DPRD Sepakat Bentuk Pansus

Pak Anies Siap-siap! Banjir Jakarta Berkali-kali DPRD Sepakat Bentuk Pansus
Anies Baswedan pantau banjir. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Dipenghujung tahun 2020, DKI Jakarta sudah berkali-kali kebanjiran. Banjir terus menerus ini membuat DPRD DKI membentuk panitia khusus atau pansus. Keputusan sepakat membentuk Pansus Banjir ini disampaikan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Zita Anjani. Zita Anjani menyebut perlu pendalaman lebih lanjut karena sudah tiga kali banjir besar terjadi di Ibu Kota.

“Kita lihat ada urgensinya kan banjir tiga kali yang parah banget, tahun baru, pertengahan (Januari), sama ini yang parah banget. Ini sesuatu terulang. (Kejadian) pertama ada kiriman dari Katulampa (Bogor), kedua ketiga kan hujan lokal,” ucap Zita Anjani, Rabu (26/2/2020).

Menurut Zita, Badan Musyawarah (Bamus) sudah memberikan keputusan untuk rekomendasi Pansus Banjir. Disebut Zita, semua fraksi di DPRD sudah sepakat termasuk Fraksi Gerindra.

Setelah rekomendasi Bamus, Ketua DPRD akan mengirimkan surat kepada fraksi. Masing-masing fraksi wajib mengirimkan satu anggota masuk ke Pansus.Kemungkinan, pansus akan terbentuk dalam waktu dekat.

“Segera, kan sudah ketok palu, tinggal bersurat fraksi-fraksi (kirim anggota), satu, atau dua Minggu selesai,” ucap Zita.

Hal senada juga disampaikan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI menyampaikan bahwa banjir terus berulang. Akan tetapi, saat ini banyak juga masalah-masalah di Jakarta yang tidak kalah penting dari kejadian banjir. Karena itu, anggota DPRD DKI Fraksi PKS, Abdul Aziz, meminta agar rencana legislatif daerah membentuk panitia khusus atau pansus banjir bisa dikaji lagi.

“Ya saya rasa urgen atau tidak, itu relatif ya, karena kalau kita bicara urgen, banyak sekali masalah yang lebih urgen,” ujar Aziz di DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta.

Aziz mengungkapkan, sekalipun sudah mengemuka di publik, rencana pembentukan pansus bisa dibicarakan lagi secara internal antara ketua-ketua fraksi DPRD DKI. Aziz mengaku tidak mau jika pansus banjir malah menjadi hal yang tidak produktif untuk mengevaluasi kinerja DKI.

“Sebaiknya dibicarakan dulu di internal dengan pimpinan-pimpinan fraksi agar tidak terjadi blunder nantinya,” ujar Aziz.

Aziz juga mengemukakan, DPRD memang harus tetap menjalankan pansus jika fraksi-fraksi setuju pembentukannya. Pansus sendiri diwacanakan dibentuk karena di masa Anies Baswedan, secara spesifik di awal 2020, banjir terjadi berkali-kali.

“Kalau masalah banjir ini dianggap memang sesuatu yang perlu digali lebih dalam, ya sekali lagi, ini wilayah kekuasaan ketua fraksi. Kalau ketua fraksi ini setuju, ya kami ikut,” ujar Aziz.

Sumber: indopolitika.com
Editor: Ari