Pembicara di BSN, Ihsan Yunus: Standarisasi UMKM di Jambi Penting untuk Daya Saing Produk Nasional

Pembicara di BSN, Ihsan Yunus: Standarisasi UMKM di Jambi Penting untuk Daya Saing Produk Nasional
Pembicara di BSN, Ihsan Yunus: Standarisasi UMKM di Jambi Penting untuk Daya Saing Produk Nasional

BRITO.ID, BERITA JAMBI – Badan Standardisasi Nasional (BSN) menggelar acara dengan tajuk Sosialisasi Mengenai Standardisasi dan Penilaian Kesesuaian (SPK), bertempat di Hotel Swiss Bell Jambi. Acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya standardisasi dan penilaian kesesuaaian (SPK) yang juga dikenal dengan sebutan Standardisasi Nasional Indonesia (SNI).

Hadir dalam acara ini sebagai pembicara adalah Zulkarnain, sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, dan Heru Suseno, Direktur Penguatan Penerapan Standard an Penilaian Kesesuaian BSN. Turut pula hadir sebagai pembicara adalah Ihsan Yunus, anggota DPR RI dari Komisi VI, Fraksi PDIP, Dapil Jambi.

Ihsan yang salah satu mitra di komisinya adalah BSN, mengatakn keberadaan SNI bagi produk-produk nasional mau tidak mau menjadi penting dewasa ini.

“Standardisasi yang biasa dikenal dengan sebutan SPK atau SNI ini penting sebagai langkah untuk membuat produk-produk tanah air memiliki nilai tambah dan berdaya saing tidak hanya di dalam negeri tapi juga ketika di ekspor. Pasar luar negeri itu terkadang minimal mengharuskan produk Indonesia yang masuk ke negaranya sudah memiliki standardisasi nasional lewat SNI,” tukas Ihsan.

Caleg DPR RI dapil Jambi ini juga menggarisbawahi perlunya sejak dini berbagai produk nasional memiliki SNI agar tidak kaget lagi apabila dimasa datang harus memenuhi standard internasional.

“Di Komisi VI, kami banyak membahas soal Free Trade Agreement (FTA), perjanjian perdagangan bebas internasional. Sekarang saja kami mencatat sudah ada empat produk yaitu otomotif, elektronik, obat generik dan obat herbal, yang ketika ingin dijual di antara negara ASEAN harus punya standard produk ASEAN. Ke depannya ada potensi makin banyak lagi produk yang harus berstandard internasional. Kalau sekarang sudah memenuhi SNI ke depannya tidak akan terlalu sulit untuk memenuhi standard internasional seperti ASEAN,” lanjutnya.

“Saya mendorong berbagai produk nasional terutama yang diproduksi UMKM di Jambi untuk mulai mengantongi SNI. Saya harap lewat sosialisasi ini makin banyak produk di Jambi yang ber-SNI agar UMKM Jambi makin maju ke depannya,” ujarnya.

Sebagai langkah konkrit realisasi SNI di Jambi, hari ini juga Ihsan Yunus minta kepada pengusaha UMKM yang hadir untuk mendaftarkan produknya dan akan di profiling secara rinci dan detail di Jakarta dan akan di kunjungi langsung bila dianggap perlu.

"Saya sudah minta kepada BSN agar langkah awal ini di berikan secara gratis, sebagai stimulasi bagi kawan-kawan pengusaha UMKM di Jambi agar nantinya UMKM di Jambi bisa lebih baik lagi kedepannya," Tutup Ihsan. (Dua/sai/adv)