Selama Operasi Patuh 502 Kendaraan Ditilang, Dominan Pengendara Motor

Selama Operasi Patuh 502 Kendaraan Ditilang, Dominan Pengendara Motor
Kasat Lantas Iptu Angga Luvyanto. (Arfandi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Operasi patuh Satlantas Polres Sarolangun selama dua pekan lamanya mulai 29 Agustus hingga 11 September 2019, sebanyak 502 unit kendaraan yang ditindak.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana melalui Kasat Lantas Iptu Angga Luvyanto, mengatakan bahwa dari ratusan kendaraan yang ditilang rerata merupakan kendaraan roda dua. 

"Untuk operasi patuh kemarin Satlantas Polres Sarolangun telah melakukan penilangan pelanggaran sebanyak 502 tilang, baik roda dua maupun roda empat. Dominan kita lakukan roda dua," katanya, Senin (16/09).

Ia menyebutkan pengendara sepeda motor atau roda dua banyak melanggar karena tidak menggunakan helm berstandar SNI. Kedua pengendara di bawah umur dan dilanjutkan menggunakan sabuk pengaman atau safety belt.

"Tidak menggunakan helm SNI mayoritas pelanggaran yang ada, tidak menggunakan sabuk keselamatan bagi Pengemudi roda 4, over Loading atau melebih muatan, pengemudi di bawah umur dan selebihnya pelanggaran administrasi," katanya

Pada dasarnya, kata Angga tingkat kesadaran masyarakat sarolangun dalam hal tertib berlalu lintas sebenarnya sudah banyak, hanya saja pihaknya banyak menemukan penumpang sepeda motor tidak menggunakan helm saat berkendara. 

"Banyak kita temukan yang menggunakan helm itu hanya yang didepan, tapi untuk penumpangnya jarang menggunakan helm," katanya

Ia juga menghimbau meskipun operasi patuh ini sudah selesai dilaksanakan, namun pihaknya akan tetap melalukan kegiatan penindakan. Terutama bagi para pengendara yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas.

"Tetap kita himbau kepada masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas," katanya. (RED)

Reporter : Arfandi