Terkait PKL Bandel, Dewan Kota Sepakat Kasih Sanksi Tegas

Terkait PKL Bandel, Dewan Kota Sepakat Kasih Sanksi Tegas
M.A Fauzi. (Dewi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jambi meminta Satpol PP tak hanya fokus mengawasi para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di Pasar Baru Talang Banjar. Pasalnya daerah lain juga masih terpantau banyak terdapat PKL bandel.

Wakil Ketua DPRD Kota Jambi, M A Fauzi mengatakan bahwa para PKL ini harus ditata dengan tertib, sehingga tak mengganggu estetika dan keindaan kota, serta tak menimbulkan macet. “PKL harus tertib, ada batasan jam dan zona yang dilarang untuk jualan, itu harus ditaati,” terang Fauzi, Senin (15/7).

Fauzi menambahkan bahwa terkait aturan sanksi para pedagang dan pembeli yang kedapatan transaksi di zona terlarang, pihaknya sepakat dengan aturan itu. “Supaya ada efek jera, tapi ini harus diberlakukan secara keseluruhan, sebab daerah lain juga banyak,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jambi, Yan Ismar mengatakan ada beberapa PKL yang masih kedapatan mengunakan trotoar sebagai lapak berjualan, dan di jam yang dilarang. "Kalau PKL boleh jualan dari jam 6 sore sampai jam 6 pagi, dan tidak boleh meninggalkan lapak di pinggir jalan atau trotoar," kata Yan Ismar.

Menurutnya saat ini pihaknya masih fokus untuk menertibkan di kawasan Pasar Talang Banjar.

"Dalam waktu dekat kami juga akan menyisir kawasan lain yang berdasarkan monitoring masih terdapat banyak PKL yang membandel," pungkasnya. (RED)

Reporter : Dewi Anita