Tunggakan Pajak Kendaraan Capai Rp18,3 M, Samsat Jambi Menagih Door To Door

Tunggakan Pajak Kendaraan Capai Rp18,3 M, Samsat Jambi Menagih Door To Door

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Cukup mencengangkan bagi masyarakat Kota Jambi terutama dalam ketaatan membayar pajak kendaraan. Pasalnya angka tunggakan pajak kendaraan di Kota Jambi masih cukup tinggi.

Untuk menyiasati hal tersebut Guna meningkatkan pembayaran pajak, ditahun ini Samsat Kota Jambi berencana Akan melakukan Pola door to door ke alamat penunggak. Kepala Unit Pelayanan Terpadu Badan (UPTB) Samsat Kota Jambi Ariansyah saat dikonfirmasi menyatakan tunggakan pajak kendaraan di Kota Jambi memang cukup tinggi.

Dia menyebut, Telanaipura, Jambi Selatan, dan Kotabaru menjadi tiga kecamatan dengan angka tunggakan pajak kendaraan tertinggi di Kota Jambi.

Ariansyah juga menegaskan per bulan Februari lalu saja yang sudah terdata Kecamatan Telanaipura menjadi penyumbang penunggak pajak tertinggi dengan data penunggakan sebanyak 14.103 kendaraan roda dua dan empat, dengan potensi nilai pokok mencapai Rp 7,2 miliar.

Kemudian Kecamatan Jambi Selatan berjumlah13.414 kendaraan, dengan potensi nilai pokok mencapai Rp 6 miliar. Sementara itu Kecamatan Kotabaru sebanyak 10.475 unit kendaraan, dengan potensi nilai pokok mencapai Rp 5,1 miliar.

"Itu target yang akan kita kejar 2019 ini. Kita fokus di tiga kecamatan ini, kalau dalam pertengahan tahun ini selesai, baru kita ke kecamatan lain," ujar Kepala Unit Pelayanan Terpadu Badan Samsat Kota Jambi.

Dijelaskan Ariansyah, UPTB Samsat Kota Jambi akan langsung turun mendatangi para pemilik kendaraan sesuai dengan alamat yang terteran untuk diberikan sosialisasi.

"Datanya sudah ada, kita tinggal turun ke alamatnya. Tetapi sebelumnya kami akan koordinasi dengan pihak Pemerintah Kota maupun istansi yang lain menganai teknisnya seperti apa," jelas Ariansyah.

Meski dengan demiksian Ariansyah menyebutkan, pihaknya sudah memperediksi saat turun nanti, banyak kendaraan yang terdata tersebut tidak sesuai dengan data yang terdaftar di alamatnya " tutupnya. (Red)

 

Reporter : Dewi Yana Safitri