800 Gram Sabu dan 392 Butir Ekstasi Dihancurkan

800 Gram Sabu dan 392 Butir Ekstasi Dihancurkan
Kapolres Sarolangun memperlihatkan barang bukti narkotika yang akan dihancurkan. (Arfandi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Polres Sarolangun melakukan Pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu dan pil ekstasi dari pengungkapan kasus Narkotika belum lama ini.

Pemusnahan barang bukti narkotika ini dilakukan bersama menggunakan tiga mesin blender.

Sehingga sabu yang berbentuk kristal bening hancur meleleh seperti air susu, begitu juga dengan pil ekstasi, butiran pil ini hancur seketika setelah dimasukkan ke dalam blender dan dicampur dengan air, hasilnya seperti jus alpukat.

Setelah kedua jenis Barang bukti narkotika ini dihancurkan, lalu dimasukkan kedalam ember berwarna hitam yang berisi air dan kemudian diaduk dengan campuran detergen dengan merk Rinso, lalu kemudian dibuang. Sehingga barang bukti tersebut lenyap tak tersisa.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana mengatakan bahwa barang bukti yang dimusnahkan ini merupakan Narkotika jenis sabu. Sebanyak 10 kantong dengan berat 800 gram atau hampir 1 kg dan lebih dari 392 butir pil Ekstasi.

Barang bukti ini merupakan hasil pengungkapan yang dilakukan aparat Polsek Pelawan Singkut bekerja sama dengan Satresnarkoba Polres Sarolangun.

"Dengan jumlah BB yang cukup banyak, ini akan menjadi atensi bagi kita, karena di Kabupaten kita tingkat penggunanya cukup tinggi di wilayah Provinsi Jambi. Disamping kita lakukan Penindakan, tapi kita juga lakukan pencegahan," kata Kapolres ketika dikonfirmasi sejumlah awak media, Senin (29/07/2019).

Dalam kasus ini, kata Kapolres ada tiga orang tersangka yang berhasil diamankan. Saat ini sedang dalam tahapan penyidikan. Sedangkan ancaman bagi ketiganya berinisial LY (42), CR (43) dan DI (31), dikenakan pasal 112 dan 114 UU Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati/seumur hidup atau 20 tahun penjara.

"Mengingat di tempat kita banyak pengguna, maka pak Bupati merencanakan bangun Panti. Maka ini harus kita dukung dan disambut dengan baik, sebab pengguna ini akan diobati," katanya.

"Para pelaku ini adalah bagian sindikat yang tidak hanya sekali ini saja melakukan aksinya di Kabupaten Sarolangun. Merupakan pendatang ke Sarolangun yang secara kebetulan melintas di jalan lintas Sarolangun dan sedang kita terus lakukan penyelidikan," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya
Tiga pengedar narkoba jenis sabu-sabu dan pil ekstasi diamankan Polsek Singkut. Dari ketiga gembong narkotika ini polisi menyita 800 gram sabu-sabu dan 392 ekstasi.

Kapolres Sarolangun AKBP Dadan Wira Laksana SIK MAP melalui Kapolsek Singkut IPTU A Soekany Daulay mengatakan tiga pengedar diantaranya berinisal LY (42), CR (43) dan DI (31) semuanya berasal dari Provinsi Riau

Penangkapan para pelaku berawal informasi tentang pengiriman sabu dan ekstasi dengan jumlah besar dari Provinsi Riau menuju Singkut menggunakan mobil Ayla Nopol BM 1568 CR. Saat  digeledah di dalam mobil ditemukan barang bukti diduga narkotika jenis sabu dan ratusan ekstasi
 
"Sekira pukul 18.00 WIB didapat informasi bahwa mobil yang dcurigai sudah jalan dan posisi di daerah lipat kain Riau. Kemudian sekira pukul 23.00 Wib didapat Informasi mobil yang dcurigai sudah berada di Kabupaten Bungo. Kemudian Personil Unit Reskrim dibantu Personil Polsek Pelawan Singkut Lainnya merencanakan penangkapan di depan Subsektor Pelawan. Sekira pukul 02.00 Wib pada hari Rabu Tanggal 03-7-2019  dilaksanakan razia terhadap ranmor dan didapati 1 unit R4 Toyota Ayla warna hitam BM 1568 CR dan pada saat  penggeledahan di dalam mobil ditemukan barang bukti diduga narkotika jenis sabu dan exstasi," kata Kapolsek.

"Dari hasil penggerebekan kami amankan sejumlah barang bukti, di antaranya 10 kantong plastik bening warna putih yang diduga narkotika jenis sabu, 392 narkotika jenis ekstansi," kata Kapolsek. (RED)

Reporter : Arfandi S