Aksi Tawuran Siswa di Kota Jambi Kembali Berlanjut, SMK N 1 Kota Jambi Diserang

Suasana tegang masih terjadi di SMKN 1 Kota Jambi. Tawuran antar pelajar di Jambi kembali berlanjut.

Aksi Tawuran Siswa di Kota Jambi Kembali Berlanjut, SMK N 1 Kota Jambi Diserang
Ratusan Siswa SMK N 1 Kota Jambi Saat Berada di Depan Pintu Gerbang (Dewi Anita/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Suasana tegang masih terjadi di SMKN 1 Kota Jambi. Tawuran antar pelajar di Jambi kembali berlanjut.

Pasca tawuran antar SMKN 1 dan SMKN 3 Kota Jambi Senin kemarin (24/2/2020), Selasa (25/2/2020) sekitar pukul 13.30 WIB aksi tawuran kembali terjadi.

Aksi tawuran lanjutan ini, diduga dipicu karena permasalahan wanita.

Harmonis, Plh Kabid Pembinaan SMK Provinsi Jambi yang berjaga di luar gerbang SMKN 1 mengatakan ada banyak siswa sekolah lain yang datang pada siang tadi.

"Ya banyak yang datang tadi ketika mereka bergerak langsung kita hubungi aparat keamanan," ujarnya (25/2/2020).

Untuk siswa yang dimaksud diduga akan melakukan penyerangan Harmonis mengakui tidak tahu dari Sekolah mana, termasuk isu ada serangan dari sekolah gabungan.

"Kita belum tahu kondisi pasti seperti apa, yang jelas ada beberapa orang yang dibawa ke Polsek," katanya.

Untuk antisipasi kedepan dia menyebut akan memanggil seluruh Kepala Sekolah yang ada di Kota Jambi.

"Kita cari di mana masalahnya, takut juga nanti terjadi salah sasaran siswa melintas di depan SMKN 1 jadi salah sasaran," pungkasnya.

Sementara itu agar aksi tawuran susulan tidak terjadi kembali, akhirnya pihak SMK N 1 Jambi meliburkan siswanya selama dua hari ke depan.

Kebijakan itu diambil Setelah mendapat petunjuk dari Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.

"Ya diliburkan selama dua hari, tapi yang diliburkan hanya siswa saja," kata Waka kurikulum SMK N 1 Jambi, Hartini Selasa (25/2/2020).

Saat para siswa SMK N 1 keluar dari area sekolah Kapolsek Telanaipura AKP yumika Putra berpesan jangan ada yang tidak langsung pulang.

"Langsung pulang, jangan mampir mampir lagi," tegasnya.

Penulis: Dewi Anita

Editor: Rhizki Okfiandi