Bank Jambi 63 Tahun, Bupati Bungo Tekankan Komitmen Layani Masyarakat
BRITO.ID, BERITA BUNGO – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Bank 9 Jambi bukan sekadar seremoni tahunan. Di tengah tekanan fiskal daerah dan dinamika ekonomi yang kian kompleks, momentum ini dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bungo untuk menegaskan kembali posisi strategis Bank Jambi sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus instrumen kebijakan publik yang berpihak kepada rakyat.
Upacara peringatan yang digelar di Kantor Bank 9 Jambi Cabang Bungo, Kamis (8/1/2026), dipimpin langsung oleh Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran pimpinan Bank Jambi, Novita SE Kacab Bank Jambi Bungo, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, perwakilan BUMN dan BUMD, para pensiunan Bank Jambi, serta seluruh karyawan dan karyawati.
Dalam sambutannya, Bupati Dedy Putra menekankan bahwa tantangan ekonomi ke depan menuntut bank daerah untuk tidak lagi semata berorientasi pada profit, melainkan harus mampu menjalankan fungsi strategis sebagai penggerak ekonomi riil masyarakat.
Menurutnya, transformasi digital yang tengah dijalankan Bank Jambi harus diimbangi dengan keberpihakan konkret kepada sektor-sektor produktif, khususnya UMKM, petani, dan pelaku usaha lokal di Kabupaten Bungo.
“Bank Jambi harus hadir sebagai solusi, bukan sekadar sebagai lembaga keuangan. Digitalisasi memang penting, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana akses permodalan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegas Dedy Putra.
Bank Daerah dan Tanggung Jawab Pembangunan
Bupati Dedy Putra juga menyoroti posisi Bank 9 Jambi sebagai bank milik daerah yang memiliki tanggung jawab politik dan ekonomi dalam mendorong pembangunan lokal. Dalam konteks ini, penyaluran kredit produktif dinilai sebagai indikator utama keberpihakan bank terhadap ekonomi rakyat.
“Saya berharap Bank 9 Jambi lebih progresif dalam menyalurkan pembiayaan produktif kepada masyarakat Bungo. Bank daerah tidak boleh jauh dari denyut ekonomi rakyat,” ujarnya.
Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa penguatan kelembagaan Bank Jambi di Kabupaten Bungo menjadi salah satu agenda strategis pemerintah daerah. Salah satu wacana yang mengemuka adalah menjadikan Bank 9 Jambi di Bungo sebagai **kantor cabang utama**, yang dinilai dapat memperluas ruang kebijakan ekonomi daerah.
“Jika kantor cabang utama berada di Bungo, maka pengambilan keputusan akan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat. Ini bukan sekadar soal administratif, ini soal kedaulatan ekonomi lokal,” paparnya.
Kantor Baru, Harapan Baru
Di sisi lain, rencana pembangunan kantor baru Bank 9 Jambi Cabang Bungo yang saat ini tengah memasuki tahap tender disebut sebagai sinyal penguatan eksistensi bank daerah di wilayah ini. Kantor yang lebih representatif diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Bank Jambi.
Tema HUT ke-63 Bank Jambi tahun ini, "Bangga Melayani” dimaknai bukan sekadar slogan seremonial, melainkan sebagai komitmen moral dan institusional untuk terus berada di garis depan dalam mendukung pembangunan daerah serta memperluas kesejahteraan masyarakat.

Bagi Pemerintah Kabupaten Bungo, Bank Jambi bukan hanya mitra fiskal, tetapi juga pilar penting dalam arsitektur pembangunan daerah. Di usia ke-63 ini, harapannya satu: Bank Jambi tidak hanya tumbuh sebagai lembaga keuangan, tetapi sebagai penggerak perubahan sosial-ekonomi yang nyata
(Ari Widodo)

Ari W