Bawa 4 Ton Minyak Ilegal Gunakan Mobil Tangki, Pria di Muarojambi Ditangkap Polisi

Ferdiantos alias Santos diamankan jajaran Satreskrim Polres Muarojambi beberapa waktu lalu. Warga Tempino Kecamatan Mestong ini ditangkap lantaran mengangkut bahan bakar minyak tanpa izin.

Bawa 4 Ton Minyak Ilegal Gunakan Mobil Tangki, Pria di Muarojambi Ditangkap Polisi
Konferensi Pers yang Dilaksanakan Polres Muarojambi (ist)

BRITO. ID, BERITA MUAROJAMBI - Ferdiantos alias Santos diamankan jajaran Satreskrim Polres Muarojambi beberapa waktu lalu. Warga Tempino Kecamatan Mestong ini ditangkap lantaran mengangkut bahan bakar minyak tanpa izin. 

Menariknya, untuk mengelabui petugas, Santos mengangkut minyak ilegal tersebut menggunakan water tank atau mobil tangki pengangkut air. 

"Untuk di Maryam, modus ini terbilang baru. Jadi, pelaku ini mengangkut BBM tanpa izin ini menggunakan mobil tangki air," kata Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja Senin (4/10/21). 

Santos ditangkap polisi saat melintas di Jalan Jepang Desa Penyengat Olak Kecamatan Jambi Luar Kota. Di dalam tangki air di mobil tersebut mengangkut minyak ilegal sebanyak 4 ribu liter. 

"Muatannya 4 ton jadi sekitar 4 tedmond dimasukkan ke dalam mobil tangki air ini. Rencananya akan dibawa ke daerah Pekanbaru Riau," kata Kapolres. 

Saat Konferensi pers tersebut, di meja terlihat barang bukti minyak ilegal yang diangkut oleh Santos. Kondisi minyaknya berwarna coklat kehitaman dan agak keruh. 

"Minyak ini diambil dari Simpang Kilangan Bungku Batanghari. Saya di sini cuma sebagai sopir, saya diupah Rp1.8 juta per ritnya dan ini bukan mobil sendiri," kata Santos. 

Santos mengaku mengetahui kalau minyak yang diangkut nya adalah minyak ilegal. Santos juga mengaku bahwa perbuatan tersebut baru pertama kali dilakukannya. 

"Minyak mentah bang atau minyak bayat. Saya baru sekali ini melakukannya. Rencana akan dibawa ke pengolahan aspal di Pekanbaru Riau," kata Santos. 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, Santos diperkirakan akan meringkuk cukup lama di balik jeruji besi. Santos diancama dengan Undang-undang No 22 Tahun 2001 Pasal 52 Tentang Migas dengan ancaman hukuman 4 tahun. 

Penulis: Raden Romi
Editor: Rhizki Okfiandi