Bawaslu Tegaskan Money Politik Termasuk Juga Sembako dan Pakaian

Bawaslu Tegaskan Money Politik Termasuk Juga Sembako dan Pakaian

BRITO.ID, BERITA BATANGHARI - Sepertinya sudah menjadi tradisi di tengah-tengah masyarakat setiap adanya Pemilu money politik atau politik uang kerap menjadi persoalan, yang kadang sukar membuktikan oknum Caleg melancar aksinya dengan membeli suara dengan uang. 

Namun Bawaslu juga terus berupaya, agar terus melakukan pengawasan yang ketat agar tidak terjadi money politik . Bukan hanya saja uang. Tetapi berupa materi lain juga termasuk poltik harus dicegah. 

"Politik uang atau Money politk ini bukan hanya masalah uangnya saja, namun materi lainnya selain bahan kampanye itu termasuk dalam money politik,” kata Ketua Bawaslu Batanghari Indra Tritusian.

Materi lainnya yang dimaksud dengan money politik seperti pembagian sembako dan pakaian serta yang tidak di atur dalam undang-undang termasuk dalam money politik.

Dalam undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum, bagi yang melakukan pelanggaran pemilu khususnya tentang money politik maka di tuntut kurungan penjara selama tiga tahun dan denda sebesar Rp 36 juta rupiah.

Indra menjelaskan, dalam undang-undang Bawaslu diamanatkan untuk melakukan pencegahan. Sehingga Bawaslu daerah itu erus melakukan pencegahan terhadap potensi-potensi yang dapat menimbulkan pelanggaran Pemilu.

Selain itu, menjelang rapat umum pada 24 Maret 2019, pengawasan terhadap materi kampanye juga tengah gencar dilakukan oleh bawaslu daerah itu. Jika terdapat dugaan terhadap materi kampanye yang menyalahi aturan, maka akan di proses oleh Bawaslu.

Sementara itu, sampai dengan saat ini bawaslu daerah itu telah melakukan penanganan terhadap dua dugaan pelanggaran pemilu dan telah menerima tiga laporan terkait pelanggaran pemilu.

“Dugaan yang masuk diantaranya terkait netralitas Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan terkait pidana pemilu,” Pungkasnya. (red)

Kontributor : Syahreddy