Begini Pengakuan Peserta KIP yang Gagal Ikut UTBK-SBMPTN Hari Perdana

Taufiq Purnama Hidayat (17) salah satu peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK) 2020. Dia mendapatkan jadwal tes di kampus Universitas Pendidikan Indonesia, Jalan Setiabudhi Kota Bandung.

Begini Pengakuan Peserta KIP yang Gagal Ikut UTBK-SBMPTN Hari Perdana
Peserta UTBK (ist)

BRITO.ID, BERITA BANDUNG - Taufiq Purnama Hidayat (17) salah satu peserta Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (UTBK) 2020. Dia mendapatkan jadwal tes di kampus Universitas Pendidikan Indonesia, Jalan Setiabudhi Kota Bandung.

Sayangnya di hari pertama pelaksanaan UTBK, dia tidak dapat mengikuti ujian karena kartu peserta yang dicetak bukanlah kartu terbaru. Dengan menggunakan pakaian rapih dan lengan panjang, terpaksa dia harus pulang kembali ke Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat tempatnya tinggal.

"Saya daftarnya jalur KIP (Kartu Indonesia Pintar) 2 Juni lalu. Daftar mandiri di LTMPT terus daftar tes dan cetak kartu. Di kartunya sudah ada jadwal sesi dan kampusnya," kata Taufiq saat ditemui detikcom di UPI, Minggu (5/7/2020).

Tak hanya persoalan kartu pendaftaran saja jarak tempat tinggal dan lokasi tes UTBK yang cukup jauh sekitar 7,3 kilometer menjadi alasannya datang terlambat. Sekitar pukul 09.10 WIB dia tiba namun tidak dapat mengikuti ujian.

Dia mengaku, tak cukup mendapatkan sosialisasi terkait perubahan sesi pelaksanaan UTBK yang asalnya empat sesi dirubah menjadi dua sesi. "Enggak tau kalau ada dua sesi, taunya hari Minggu sesi ke satu," katanya.


Meskipun begitu, pihak kampus memberikan pengertian dan akan merubah jadwal ujian ke Rabu (8/7/2020) mendatang. "Tadi dikasih tahu sama panitia asalnya ada empat sesi tapi karena tidak boleh jadi dua sesi. Untungnya masih bisa ikut dipindahin ke hari Rabu," ujarnya.

Taufiq mendaftarkan diri jalur KIP di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan mengambil jurusan Akuntansi dan Manajemen. Dengan persiapan seadanya karena terkendala biaya, dia berharap dapat mencapai cita-citanya sebagai seorang manajer keuangan.

Sumber: detikcom
Editor: Ari