Bupati Inhil Ancam Coret RKA Jika Isinya Perjalanan Dinas Semua

Bupati Inhil Ancam Coret RKA Jika Isinya Perjalanan Dinas Semua

BRITO.ID, BERITA TEMBILAHAN - Bupati Indragiri Hilir, Muhammad Wardan, mengancam akan mencoret Rencana Kegiatan Anggaran (RKA) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang isinya hanya perjalanan dinas dan tidak selaras dengan visi misi pembangunan daerah.

Pernyataan tersebut dikatakan Bupati, Kamis (14/2), lantaran sempat melihat langsung RKA sejumlah OPD yang mana dari judul, hampir semua yang dilihat cukup baik, karena terintegrasi dengan program pembangunan lima tahun kedepan, namun dilihat dari isinya banyak yang hanya perjalanan dinas.

"Kita akan evaluasi seluruh RKA yang ada. Saya akan rasionalisasikan kalau ada RKA yang tidak menjurus kepada visi pembangunan daerah,"tegasnya.

Bupati mengaku sangat menyayangkan hal tersebut, sedangkan untuk program-program yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat, sangat kecil persentasinya.

Menurut Bupati, hal demikian sangat perlu untuk disempurnakan. Artinya, dia menginginkan program OPD tidak lari dari arah peningkatan ekonomi masyarakat dan infrastruktur, termasuk kegiatan lain yang dibutuhkan masyarakat.

Dia pun berharap agar dalam penyusunan RPJMD benar-benar memperhatikan kondisi rill yang ada di lapangan, diantaranya, pembangunan Indragiri Hilir yang akan berdampak kepada tingkat kesejahteraan masyarakat secara luas.

Itulah pentingnya melibatkan pengusaha dalam penyusunan RPJMD dan pihak-pihak berkompeten lainnya. Tujuanya tidak lain adalah untuk mendapatkan banyak masukan dari seluruh komponen yang dimaksud.

"Sehingga dalam lima tahun kedepan visi misi daerah dapat terwujud," tandasnya.

Disinggung masalah ekonomi, di Indragiri Hilir cukup besar peluangnya. Apalagi jika dikaitkan dengan potensi daerah. Seperti perkebunan kelapa. Disinilah pentingnya titik berat RPJMD yang mengaitkan dengan sektor-sektor perkebunan kelapa dalam.

Beberapa upaya yang dilakukan, dalam mendongkrak perekonomian di tengah rendahnya harga kelapa adalah, melalui program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) plus terintegrasi serta mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh desa. (RED)